Selasa, 09 Desember 2014

Rusia Tawarkan Kerjasama Alih Teknologi Pemeliharaan Alutsista

http://dmc.kemhan.go.id/images/uploads/970859sekjen-terima-delegasi-rusia.jpg

Jakarta (MI) : Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI Ediwan Prabowo menerima kunjungan Delegasi JSC Rosoboronexport dari Rusia yang dipimpin oleh Director General of JSC Rosoboronexport Anatoly P. Isaykin didampingi Deputy Director General of International Marketing of JSC Rosoboronexport, Sergey S. Goreslavskiy, Senin (8/12) di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.
Maksud kunjungan ini diantaranya membicarakan kemungkinan peluang-peluang kerjasama di bidang industri pertahanan antara Indonesia-Rusia. Dalam kesempatan tersebut, Director General of JSC Rosoboronexport menyampaikan tawaran bahwa Rusia siap melakukan kerjasama alih teknologi di bidang perawatan dan pemeliharaan Alutsista khususnya untuk Alutsista-alutsista yang berasal dari Rusia.
Dikatakannya bahwa kemajuan kerjasama Indonesia-Rusia di bidang pertahanan hingga kini telah memasuki tahap baru yaitu kerjasama bidang industri teknik militer. Rusia memberikan perhatian yang sangat besar terhadap peluang kerjasama alih teknologi pemeliharaan Alutsista, tidak hanya untuk pemelihraan helikopter dan pesawat tempur shukoi tetapi juga pemeliharaan berbagai jenis Alutsista lainnya.
Bagi Rusia khususnya JSC Rosoboronexport, kerjasama dengan Indonesia di bidang industri pertahanan menjadi suatu prioritas dan Rusia siap memberikan pelatihan untuk para ahli-ahli dari Indonesia. “Rusia mempunyai pengalaman yang baik dalam kerjasama alih teknologi dengan negara- negara lain, dan Rusia siap bekerjasama dengan Indonesia”, ungkapnya.
Director General of JSC Rosoboronexport lebih lanjut mengungkapkan, dari hasil kunjungannya ke PT Pindad beberapa tahun yang lalu,  pihaknya mengagumi kapasitas dan tingkat keahlian dan para insinyur Indonesia, yang menurutnya hal ini menjadi suatu jaminan untuk menghasilkan mutu produksi yang baik. Menurutnya, ada peluang-peluang kerjasama produksi Alutsista yang memang diperlukan oleh TNI.
Sementara itu menanggapi hal tersebut, Sekjen Kemhan menyambut baik atas tawaran kerjasama alih teknologi pemeliharaan Alutsista. Hal ini sangat sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra)  Kemhan RI dalam lima tahun kedepan yaitu meningkatkan kemampuan kemandirian industri pertahanan dalam negeri khususnya dalam pemeliharaan Alutsista-alutsista yang dimiliki TNI.











Sumber : DMC Kemhan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar