Kopassus (SAT 81 Gultor)



.
Kopassus (singkatan dari; Komando Pasukan Khusus), adalah Pasukan Khusus yang menjalankan misi rahasia dan operasi Intelijen untuk Pemerintah Republik Indonesia, seperti; Aksi langsung di lapangan, Perang luar biasa, sabotase, membasmi aksi-aksi pemberontakan, Penanganan Anti-Terorisme, dan pengumpulan informasi Intelijen. Kopassus dibentuk Tahun 1952. dan langsung menarik perhatian dunia setelah sukses melaksanakan operasi pembebasan sandera atas pembajakan pesawat Garuda Penerbangan 206.
 Tidak butuh waktu lama, Pasukan Elite ini dengan cepat menyebarkan kampanye militer mereka; menumpaskan para komunis pada akhir tahun 1950-an, kampanye militer di Papua Barat pada Tahun 1965, konfrontasi dengan malaysia dari tahun 1962-1966, pembunuhan massal komunis di Tahun 1965, Invasi di Timor Timur Tahun 1975, dan menyusul kampanye militer mereka, untuk menumpas kelompok-kelompok separatis di wilayah kedaulatan Indonesia.
Fungsi Utama Kopassus;
  • Penanganan Aksi Terorisme
  • Sabotase
  • Pembebasan sandera
  • Membasmi pergerakan kelompok Separatis
  • Pengumpulan Informasi Intelijen
.
Pada 15 April 1952, Kolonel Alexander Evert Kawilarang meletakkan dasar-dasar untuk Kesatuan Komando Tentara Territorium III/Siliwangi, sebelum diubah namanya menjadi Kopassus. Daya gerak untuk membangun pengembangan Pasukan Khusus ini adalah, pengalaman ketika menghadapi perlawanan RMS (Republik Maluku Selatan) atau Republic of the South Moluccas. Yang berkomplot dan didukung oleh dua kompeni dari KST (Dutch Korps Speciale Tropen). Indonesia sangat terkejut dan kesulitan dalam menghadapi kemampuan sniper dari KST. Yang mana waktu itu Indonesia belum memiliki senjata sniper tersebut. Lalu mereka berencana untuk membangun Pasukan yang serupa untuk Indonesia. Bagaimanapun, pada waktu itu, tidak ada komandan Militer Indonesia yang memiliki kemampuan yang memadai ataupun pengalamanan yang tinggi dalam operasi khusus. Letnan Kolonel Slamet Riyadi tidak akan lagi melihat mimpinya untuk membentuk unit Pasukan Khusus setelah kematiannya dalam pertempuran dengan kelompok separatis RMS.
Tak lama setelah itu, Kolonel Kawilarang dengan menggunakan Intelijen Militer dan bertemu dengan Mayor Rokus Bernardus Visser – mantan anggota Ducth Special Forces, setelah terjalin perdamaian pada saat pembentukan Negara Indonesia Yang baru merdeka. Ia menetap di Jawa Barat, dan menikahi perempuan Indonesia, dan dikenal sebagai Mohamad Idjon Djanbi. Dia adalah yang pertama dalam perekrutan untuk Pasukan Khusus Indonesia. Setelah itu, unit tersebut kemudian menjadi Kopassus, yang diadopsi oleh kesamaan Baret Merah (Red Beret) milik the Dutch Special Forces.
Singkat kata, dengan Terbentuknya Kopassus saat ini. Banyak memberikan dukungan keamanan atau back-up untuk wilayah kedaulatan Republik Indonesia hingga sekarang. Kopassus beroperasi secara rahasia dan tidak terdeteksi, yang tersebar di berbagai pelosok-pelosok wilayah di Nusantara. Mereka melakukan serangkaian aksi-aksi pembunuhan untuk kepentingan Negara dalam hal memerangi kelompok-kelompok pemberontak Negara. Dan melakukan misi lainnya seperti; penanganan Anti-Terorisme dan pengumpulan Informasi Intelijen, dan hal-hal terkait dengan wilayah kemananan dan kedaulatan Indonesia.
.
Kemenangan Pasukan terletak pada Pasukan Elite, keberaniannya terletak pada Komando, kecakapannya terletak pada penyusunan strategi dan semangat.. dan tindakan yang merugikan orang lain terletak pada pertempurannya yang berulang-ulang.”
  • Sun Tzu dalam The Lost Art of War (1996 terjemahan Indonesia)
Artinya adalah, sehebat apapun sebuah pasukan kalau terus menerus harus berada di medan perang yang sama, pastilah akan mengalami kerugian. Menurut Sun Tzu II, kalaupun menang tentulah ditebus dengan kerugian yang amat perih. Kuncinya adalah, para jenderal yang mengirim serdadu ke medan perang haruslah memperhitungkan kelelahan fisik dan mental yang akan melanda pasukan. Mencapai batas maksimum ketahanan manusia, itulah yang ingin dikejar di pendidikan-pendidikan prajurit komando. Prajurit ditempa dan dibina dengan sangat keras sampai ia merasakan kesakitan yang tidak pernah terbayangkan olehnya. Ada pihak menyebutnya tidak manusiawi. Tapi apakah perlakuan yang akan diterima seandainya ia tertangkap musuh akan lebih manusiawi? Tentu jika Prajurit yang tertangkap oleh musuh dan ditawan. Dia akan disiksa lebih keras dan diinterogasi lebih kejam daripada yang pernah dibayangkan. Tidak hanya dilatih menghadapi siksaan musuh, juga Prajurit harus mampu bertahan dalam pertempuran yang panjang dan melelahkan.
Jika masuk Pendidikan untuk masuk Tentara saja sangat sulit dengan binaan yang sangat kejam dan melelahkan, lebih sulit dibandingkan dengan masuk Pendidikan Polisi. Maka, tentu untuk menjadi Kopassus, Prajurit dididik dan dibina secara tak berprikemausiaan dan sampai diatas batas maksimal ketahanan mental dan fisik Prajurit. Sehingga lulusan Kopassus adalah lulusan dari Prajurit-prajurit pilihan yang tidak sembarang orang bisa masuk. Pendidikan Kopassus 5 kali lipat lebih ketat, keras, dan kejam daripada pendidikan Komando biasa. Sehingga ada yang mengatakan bahwa 1 orang Prajurit Kopassus, sama saja dengan; 5 orang Tentara Reguler. Itu memang benar, karena keahlian dan kemampuan Prajurit Kopassus diatas rata-rata Tentara Reguler. Dengan begitu menjadikan Kopassus merupakan unit Pasukan Elite Militer yang tangguh dan kuat di segala medan, dan dapat ditempatkan di waktu dan tempat manapun untuk tugas dan misi rahasia.

 Pendidikan Kopassus
                                                                                              B ertahan hidup di Rawa dan Hutan
Dalam proses rekrutmen, Kopassus menerapkan standar di atas rata-rata. Dari postur tubuh, minimal 168 sentimeter. Bahkan di era Prabowo Subianto pernah mencapai 170 sentimeter. Penerapan standar tinggi badan ini tentu dengan maksud untuk mendapatkan sosok prajurit yang tangguh dan berwibawa. Dari semua tahapan pendidikan di atas, materi komando diakui yang paling berat. Namun justru dari sinilah awalnya pembentukan prajurit individu seperti yang dibutuhkan Kopassus sebagai komando tempur. Kenyataannya walau seberat apapun, banyak generasi muda yang tertarik mengabdi kepada Negara dengan masuk dan mendaftar menjadi Prajurit Kopassus.
Kecepatan reaksi tidak hanya harus dimiliki pada saat di medan tempur. Tetapi juga di semak belukar, rawa dan hutan belantara. Prajurit harus bisa bergerak cepat dan taktis dengan senjata mengarah kedepan untuk mengejar musuh yang lari.
Adalah Mayor Inf Sarwo Edhi Wibowo yang banyak membawa angin perubahan dalam pendidikan komando. Komandan ke 4 ini menata materi pendidikan lebih sistematis dan terarah sesuai kebutuhan. Termasuk mencari daerah latihan Akhir dari penyempurnaan adalah ditetapkannya tahapan pendidikan komando: Tahap Basis, Gunung dan Hutan serta Tahap Pendaratan Laut.
                                                            Pendidikan Prajurit Kopassus – medan hutan dan rawa
Waktu pendidikan ditetapkan selama 20 minggu. Periode pelatihan dibagi atas Latihan Dasar Komando (10 minggu), Gunung dan Hutan (enam minggu) dan Pendaratan Laut (empat minggu). Dalam ketiga tahapan ini, siswa komando menerima 63 materi pelajaran seperti teknik tempur, membaca peta, pionir, patroli, survival, mendaki gunung serta pendaratan dengan kapal motor dan pendaratan amfibi.
Materi-materi diarahkan kepada kebutuhan tugas. Meliputi PJD (Pertempuran Jarak Dekat), perang kota, gerilya lawan gerilya, selam militer dan antiteror. Selain Sepursus (Sekolah Pertempuran Khusus), prajurit juga diharuskan mengikuti pendidikan spesialisasi.
Ada dua tahap latihan yang menurut Prajurit yang paling sulit dan mendebarkan dalam sesi Perang Hutan dan rawa, yaitu tahap pelolosan dan Kamp Tawanan.
Pelolosan diawali dengan dilepasnya siswa satu demi satu di sebuah tempat di Nusakambangan. Dalam hitungan tertentu, is harus tiba di save house di pantai Permisan. Pelolosan dimulai pukul 7 pagi hingga paling lambat memasuki save house pukul 10 malam.
Setelah dilepas instruktur, siswa yang tidak dibekali apapun itu harus mampu menembus segala rintangan selama di perjalanan. Rintangan baik dari medan ataupun dari rintangan rekayasa para instruktur. Rintangan rekayasa instruktur bisa berupa tembakan atau dikejar sampai tertangkap. Apa jadinya kalau tertangkap? Bayangkan saja perang sungguhan ketika seorang tentara musuh tertangkap. Dimasukkan ke dalam tahanan lalu diinterogasi dan disiksa sampai buka mulut. Gebukan, tendangan, hantaman benda keras dan sejumlah siksaan lainnya yang mungkin tidak bisa disebutkan, harus diterima bagi yang tertangkap..
Selesai Pelolosan, berikutnya sudah menunggu materi Kamp Tawanan, Jika di Pelolosan hanya yang tertangkap saja yang merasakan siksaan sebagai tawanan, maka di Kamp Tawanan seluruh siswa merasakannya. Selama tiga hari tiga malam, siswa merasakan beratnya menjadi tawanan perang. Pendidikan Latihan ini membuat para Prajurit sadar akan ancaman dan bahaya yang harus mereka alami saat mereka tertangkap dan diinterogasi oleh musuh sebagai tawanan perang.
.
.
Pendidikan Komando adalah Pendidikan dan latihan yang sangat melelahkan dan meruntuhkan mental dan fisik Prajurit. Itulah kesimpulan akhir dari pendidikan komando. Ada yang kuat, setengah kuat dan yang gagal di tengah jalan. Penilaian akhir pendidikan komando dilakukan secara akumulatif dari puluhan materi yang diberikan. Dari penilaian itu akan terlihat kecenderungan, kelebihan dan kekurangan seorang prajurit. Peserta yang gagal biasanya karena sakit. Dan untuk Prajurit yang berhasil lolos dalam Pendidikan, maka ia berhak dan pantas menyandang gelar sebagai Prajurit Kopassus Indonesia. Ada kebanggaan tersendiri ketika seseorang berhasil menjadi Kopassus.
.
.
 
Saat-saat kelulusan Prajurit Kopassus, yang telah dibina dan dididik
secara keras dan kejam
.
.
Prajurit Kopassus dengan mengenakan Baret Merah
.
.
.
Tahap-tahap Pendidikan Komando;
Tahap Pertama (Dasar) – 10 Minggu Pelatihan :
  • Latihan Individu di Batujajar
  • Membentuk Sikap dan Kepribadian Individu
  • Mengisi Kemampuan Teknis
  • Taktik Operasi Komando
  • Pertempuran Perorangan
  • Dasar-dasar Pertempuran Kota
  • Pengetahuan Pendukung
  • Manajerial Lapangan
  • Uji Kemampuan Navigasi Darat
  • Uji kemampuan Perorangan
.
Tahap Kedua (Gunung dan Hutan) – 6 Minggu pelatihan :
  • Perang Hutan dan Pertempuran di Situ Lembang
  • Pemantapan Pengamatan Hutan
  • Kemampuan Individu di Hutan
  • Teknik Dasar Pertempuran
  • Kemampuan kerjasama Tim dan kelompok di dalam Hutan
  • HTF Hutan
  • Aplikasi Long March (PPJJ)
.
Tahap Ketiga (Rawa dan Laut) – 4 Minggu pelatihan :
  • Titik berat Operasi Komando
  • Taktik Pertempuran Rawa di Cilacap dan Nusakambangan
  • Pemantapan Pengamatan Rawa dan Laut
  • Kemampuan Patroli
  • Ilmu Medan Rawa
  • Uji Daya Tahan CAMP
.
.
.
 
Unit khusus Penanggulangan Ancaman Teroris- SAT 81 GULTOR
.
.
Unit SAT 81 Gultor adalah nama satuan dari Kopassus yang sekarang menangani masalah Keamanan dan Ancaman keamanan Negara, lebih difokuskan terhadap masalah Penanggulangan Anti-Terorisme. SAT 81 Gultor singkatan dari Satuan 81 Penanggulangan Aksi terorisme. Konflik yang timbul saat ini seringkali membutuhkan gerak cepat, taktik jitu, dan ketepatan pembacaan situasi, dan penyelesaian atau penumpasan teroris dalam waktu singkat, serta pembebasan sandera, yang kesemuanya merupakan spesialisasi mutlak yang dimiliki Unit SAT 81 Gultor. Seperti pembebasan sandera lintas negara yang pernah dan berhasil dilakukan oleh satuan khusus ini. Saat pembajakan pesawat didalam pesawat Garuda Airline 206 (Operasi Woyla), yang terjadi pada 13 maret 1981 di Bandara Don Muang, Bangkok. Operasi lainnya yaitu pembebasan 26 sandera yang ditawan GPK Kelly Kwalik di Irian Jaya pada 15 mei 1996.
Selain Sat 81 Gultor, Kopassus juga memiliki Denjaka (Detasemen Jala Mangkara) untuk wilayah pertahanan maritim, yang merupakan gabungan dari Kopaska (Korps Pasukan Katak) dan Taifib(Batalion intai Amfibi). Dan satuan khusus yang dimiliki TNI-AU, yakni; Detasemen Bravo 90 (Bravo 90)yang baru dibentuk pada tahun 1990, yang melaksanakan dukungan operasi udara, dan menetralisir semua aktivitas udara musuh.
.
.
 Kemampuan PASUKAN KOPASSUS
                                                                                    Bela Diri Prajurit
.
.
                                                                           Aksi Prajurit kopassus dalam kegiatan bela diri
.
Prajurit Kopassus juga diajarkan dalam pertarungan Individu dan pertarungan jarak dekat tanpa menggunakan senjata. Maka dari itu, ilmu bela diri adalah sangatlah penting, dan merupakan pertahahan terakhir dari Prajurit Kopassus dalam hal pertahahan dan untuk membunuh musuh dengan tangan kosong.
Penjinakkan Bom
Selain ilmu bela diri, Prajurit kopassus diajarkan bagaimana cara menanggulangi serangan musuh, dalam hal ini melalui penjinakkan bom. Kemampuan ini khusus untuk unit Pasukan Satuan Penanggulangan Teror atau yang dikenal dengan SAT 81 Gultor. Dalam hal ini, Kopassus telah sangat berkembang dalam hal Ilmu pengetahuan dan teknologi, dan juga jam terbang yang cukup, yang mereka dapatkan selama ini. Di era yang modern ini, teroris juga telah banyak merajalela di Indonesia dengan menggunakan berbagai macam bom dan bahan peledak lain yang semakin hari semakin berkembang, baik dalam hal; skala ledakan bom maupun ukuran dan jenis bomnya yang beraneka ragam. Mengharuskan Pasukan Khusus ini, Sat 81 Gultor, untuk lebih handal dalam penanganan aksi Terorisme melalui aksi-aksi bom yang sedang marak berkembang di Indonesia.
                       Latihan gabungan antara SAT-81 Kopassus dan SAS.dengan menggunakan robot penjinak bom
Kemampuan Maritim
Prajurit Kopassus juga membekali diri dengan Latihan Maritim untuk meningkatkan kemampuan Maritim, baik kemampuan Kelompok ataupun kemampuan Individu. Kemampuan bukan hanya di darat saja, tetapi di perairan juga menjadi perhatian yang serius bagi Pasukan Elite ini. Mengingat Perairan di Indonesia yang sangat luas dan terbentang dari Sabang sampai Marauke. Membuat kemampuan Maritim ini mutlak diperlukan bagi Prajurit Kopassus. Mensyaratkan berbagai persyaratan untuk kemampuan ini, diantaranya; mampu berenang cepat, mampu menyelam di bawah dasar laut dengan kedalaman tertentu, mampu berenang dengan memegang senjata dan memikul beban yang berat, mampu berenang dengan tangan atau kaki terikat, berenang jauh untuk tujuan meloloskan diri dari sergapan musuh. Dan masih banyak lain persyaratan atau kemampuan taktis lainnya yang mutlak harus dimiliki. unit ini dinamakan Kopaska (Komando Pasukan Katak).
                                                   Simulasi Grup Kopassus (Kopaska) di perairan Indonesia
Taktis dan Pasukan Gerak Cepat
Kopassus juga merupakan pasukan taktis dan pasukan gerak cepat terbaik di Indonesia. Bahkan di dunia, Kopassus sudah tidak diragukan lagi kecepatannya saat membebaskan sandera pada pembajakan pesawat Garuda GA 206 dalam operasi woyla Tahun 1981, saat itu, Kopassus hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk membunuh teroris dan menyelamatkan semua sandera. Ini tentu bukan hal yang mudah dilakukan, sejak saat itu, Kopassus menjadi semakin melegenda dan disegani oleh banyak negara-negara luar, bahkan Amerika sekalipun.
                                                                                              Latihan taktis – pembebasan sandera
.
.
                                                   Latihan gabungan Kopassus dan SAS Australia di Bandara,
.
.
Belakangan ini, saat hubungan Indonesia dan Australia mulai membaik. Keduabelah pihak bersepakat untuk menjalin kerjasama dalam hal Kemanan Internasional dan Penanganan Aksi Terorisme. Maka sering sekali Pihak Pejabat Militer Australia datang berkunjung ke Indonesia untuk sekedar melihat secara langsung simulasi latihan Kopassus, dan juga menjalin hubungan baik dengan cara melaksanakan Latihan gabungan Antara Kopassus Indonesia (Sat 81 Gultor) dan SAS Australia (Australian Special Air Service Regiment) .
                                                      Kopassus- saat latihan gabungan bersama SAS Australia
Walaupun banyak pihak (terutama media-media barat) yang mengatakan bahwa Kopassus banyak melakukan pelanggaran HAM di wilayah Indonesia sendiri, namun itu sama sekali tidak mempengaruhi kinerja kopassus itu sendiri. Kopassus malah  membuktikan diri dan  meningkatkan kemampuannya dalam menjadi Pasukan Elite terbaik dalam skala global. Kopassus kemudian dinobatkan sebagai pasukan Elite terbaik ke-3 di Dunia, setelah Mossad Israel di urutan ke-2, dan SAS Inggris di urutan pertama, yang disurvei oleh Discovery Channel; Military Channel pada Tahun 2008.Yang menjadi kriteria Discovery Channel dalam menempatkan Kopassus dalam urutan Pasukan Khusus Terbaik ke-3 di dunia adalah kemampuan dan kecakapan Individu nya, bukan dinilai dari Peralatan dan Teknologi canggih yang dimiliki. Ini menjadikan Kopassus mendapatkan citra yang positif dari berbagai pihak, dan juga banyak disegani dan dipuji oleh masyarakat Indonesia sendiri, terutama di kalangan generasi muda Indonesia, terlepas dari semua tuduhan pelanggaran HAM yang gencar-gencarnya digembar-gemborkan oleh media barat. Untuk itu, dengan memiliki Satuan Khusus ini, menjadikan rakyat Indonesia bangga dan merasa aman. Teroris tentu harus berpikir ulang jika ingin berhadapan dengan Pasukan elite ini.
.
                                                                   Grup Satuan 81- Penanggulangan Teror (SAT 81- Gultor)
Satuan 81 Penanggulangan Teror adalah unit gerak cepat dalam hal pembebasan sandera, melumpuhkan musuh dengan sekejap, dan melakukan serangkaian Aksi penanggulangan ancaman terorisme lainnya. Kualitasnya pun diakui oleh banyak pihak, bahkan oleh pengamat militer asing, walaupun banyak juga masyarakat Indonesia yang masih meragukan kualitas mereka. Akan tetapi, yang perlu dicatat adalah, Pasukan Elite ini mendapatkan penghargaan menjadi Pasukan Elite terbaik ke-3 di dunia, oleh Discovery Channel, tentu bukan hal yang mudah didapatkan oleh Pasukan Elite manapun di dunia. Bahkan Pasukan Khusus Amerika sekalipun, tidak dimasukkan ke dalam daftar 3 besar Pasukan Khusus terbaik di dunia. Sudah sepatutnya kita, sebagai warga negara Indonesia, bangga memiliki Komando Pasukan Khusus; Kopassus !
.

36 komentar:

  1. Hidup KOPASSUS jayalah engkau sebagai pembela negara saya bangga atas prestasi Kesatuan KOPASSUS salam Komando

    BalasHapus
  2. Siapa yg tidak mau jadi Kopassus, saya aja sebagai anak muda pengen bgt ikut latihan kopassus. Tapi dengernye aje serem latihannye udeh ikhhh..ampun2 dah. Dulu waktu di ikut latihan Mapala aja begitu apalagi Pelatihan menjadi Anggota Khusus. Memang butuh Keberanian atau Nyali yg besar, Mental,Fisik apapun harus kuat. #Hidup Kopassus Indonesia.

    Oya bantai itu juga Koruptor2 di DPR yg membunuh Rakyat

    BalasHapus
  3. Hidup Kopassus ! Musuh dari luar hampir tidak ada. Ganyang itu preman-preman dan premanisme !

    BalasHapus
  4. Sedikit masukkan dari saya untuk team KOPASSUS, teman2 setuju gak, kalo misi kopasssus ga hanya menangani terorisme, pemberontakkan, tetapi ditambah satu misi lagi yaitu : memberantas pelaku korupsi yang terlibat dan terbukti di Indonesia, jadi targetnya adalah para koruptor di Negeri ini menjadi target mati bagi Kopassus, pelaku korupsi harus mati. Kalo saja Pak Presiden,Pangab, Menhan, Menhumham, sekaligus MUI juga bila perlu setuju dengan ide ini saya kira tidak ada salahnya untuk dicoba (simulasi) trial selama 6 bulan, nah setelah 6 bulan di evaluasi lagi hasilnya, berapa persentase keberhasilan dari simulasi ini, kalo memang ini berhasil dalam membasmi pelaku korupsi di Indonesia ada baiknya diwacanakan tambahan RUU anti korupsi. yang mana isi RUU itu terkait dimana bagian dari isinya berbunyi : "Pemerintah/Negara tidak bertanggung jawab atas keselamatan jiwa bagi para Pelaku Korupsi yang terbukti di wilayah NKRI". nah secara hidden pesan tersebut bahwa para pelaku Korupsi siap sedia untuk di Eksekusi oleh team Kopassus anti korupsi dimana saja (Dalam/Luar Negeri)dan kapan saja, dan Pemerintah/Negara tidak akan mengusut perihal kematian para pelaku korupsi tersebut dengan mengenyampingkan yang namanya HAM bagi para Pelaku Korupsi.
    Prediksi saya tingkat keberhasilan ini bisa mencapai 90%, pelaku korupsi akan berfikir 1000x untuk melakukan tindakan korupsi di wilayah NKRI.
    sekarang pertanyaan yang ada dikepala saya,"Siap dan Maukah para petinggi elit politik di Negeri ini untuk mencoba ide ini".
    dan jawaban dikepala saya langsung datang, "Tentu saja Tidak..!" karena tidak ada yang bisa menjamin para petinggi elit politik di Negeri ini bebas dari Korupsi. dan Mereka tidak akan rela menjadi korban kebijakan mereka sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau untuk membasmi korupsi saya setuju, tapi untuk penggunaan Kopassus sepertinya sangat sensitif.
      Mengingat bagaimana dulu Undang-Undang subversif sangat berbahaya, maka apabila kebijakan eksekusi oleh Kopassus sepertinya sangat "mengerikan". Hal ini bukan karena saya tidak mendukung pemberantasan korupsi, tapi sepertinya ada instrumen yang lebih bijak yaitu Penegakan Hukum yang proporsional. Karena selama ini vonis yang dijatuhkan memang belum ada yang dapat membuat jera para koruptor. Kehidupan pemidanaan yang dijalani tampaknya tetap menyenangkan (seperti investigasi yang dilakukan oleh Mata Najwa beberapa waktu lalu). Kalau pemerintah berani ya silahkan hukum mati. Sayangnya lembaga se-independen KPK hanya mampu menyelenggarakan penyidikan saja, sehingga "permainan" sangat mungkin terjadi di instrumen penegak hukum yang lain seperti hakim, jaksa, dan lembaga pemasyarakatan.
      Adapun Kopassus biarkan tetap menjadi pasukkan elit kita yang mengurusi negara kita dari ancaman2, baik tradisional maupun non tradisional. :)

      Hapus
    2. wah, bung perlu tahu koruptor di Indonesia canggih-canggih, sebelum korup mereka hubungi dulu para stake holders kalau sudah oke baru jalan tuh misi. Jadi so pasti aman kalaupun tertangkap itu cuma untuk cari aman didalam sel, coba perhatikan ada nggak koruptor yang nangis waktu ketangkep ??? yang ada malah ketawa bung !! dan mereka masih kaya dan boleh mencalonkan diri jadi Kepala Daerah atau anggota legislatif.

      Hapus
    3. kadang-kadang saya sedih lihat tentara kita yang mandi darah, keringat dan air mata dalam tugas bahkan sampai keluarga mereka dinomor duakan, sementara bapak/ibu penguasa happy-happy dengan uang korup mereka. Tapi percayalah Tuhan tidak tidur.

      Hapus
  5. ''DIIRGAHAYU KOPASSUS"...Lebih baik pulang nama, dari pada gagal di medan laga...

    BalasHapus
  6. kemampuan tempur kopassus 'tak terbantahkan"

    BalasHapus
  7. tetapkan Kopasus menjadi pasukan andalan indonesia yang disegani dunia.
    salah satu caranya dengan pengrekrutan yang tidak ada intervensi dari siapapun apalagi ada main2.
    MAJU TERUS KOPASUS, AKU BANGGA PADAMU.

    BalasHapus
  8. Sekarang yang dihadapi bangsa kita adalah para koruptor, uang banyak dihabiskan olehnya. Maka saya usul Indonesia mempunyai Pasukan Elit KOPAKOR. ( Komando Pasukan Koruptor ). Komando khusus penangkapan para koruptor yang ada di dalam negeri maupun yang lari di luar negeri

    BalasHapus
  9. aku bangga jadi anak bangsa<< punya bapak2 yang bisa melindungi kami anak negara dan generasi bangsa

    BalasHapus
  10. Pengen ikut latihannya tapi sangat serem

    Aku Bangga Jadi Warga NKRI

    JAYALAH KOPASSUS, JAYALAH INDONESIAKU

    Kalau perlu Bantai sekalian para KORUPTOR

    BalasHapus
  11. http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/12/toko-wima-jaket-dan-rompi-kopassus-tas_18.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-gantungan-sepion-mobil-sevron.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/toko-wima-jual-segala-souvenir-akpol.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/toko-wima-jual-kaos-tni-loreng-pbb.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-baret-unifil-pbb.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-seragam-pdl-loreng-brimob.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-seragam-pdl-loreng-navy-seal.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-rompi-polisi-densus-88-dan-rompi.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/kalung-dompet-kta-penyidik-polisi.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-kaos-militer.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/wima-jual-aksesoris-akpol-akmil.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-kaos-sabhara-polisi.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-souvenir-akpol-akmil.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/multi-tool-knife-asli-jatah-tni.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/06/jual-atribut-polisi-polri.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-seragam-pdl-loreng-tni-kopassus.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-pdl-seragam-kostrad-asli-jatah.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-seragam-pdl-loreng-nkri.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/11/jual-seragam-pdl-loreng-unifil-pbb.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/aneka-ransel-tas-brimob-marinir.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jaket-tni-dan-polri.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-kaos-polisi-dan-tni-brimob-kopassus.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/atribut-militer-tni-ad-tni-au-tni-al.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-atribut-aksesoris-taruna-akpol.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-atribut-polisi.html
    http://jaket-militer-tas-ransel-tni-polisi.blogspot.com/2014/05/jual-atribut-kopassus.html

    BalasHapus
  12. Soal ilmu dan taktik kopasus paling dermawan dengan negara sekutu spt amerika dan australi kalo teknologi sekutu dkk paling pelit dengan indonesia, jayalah kopasus runtuhlah dan hancurlah pejabat yang bejat yang perutnya buncit gendut, semoga negeri ini diberikan bencana yang besar agar semua orang menjadi baik dan beriman.

    BalasHapus
  13. Sudah janji kita semua lebih baik pulang nama dari pada gagal di medan laga


    KOMANDO

    BalasHapus
  14. Kopassus jaya selalu, tetap bertahan meski titik darah pengabisan...

    INDONESIA NEGARA KU
    TANAH AIR TERCINTA (NKRI HARGA MATI)!!!

    SALAM KOMANDO

    BalasHapus
  15. Yu ah rame2 usul ke DPR/MPR + Presiden..agar inteligen KPK dari Kopasus semuanya, agar tdk di kriminalisasikan. biar negara aman dan bebas korupsi...

    BalasHapus
  16. bangga sama kopasus. keren cuk
    www.ihsandonesian.blogspot.com

    BalasHapus
  17. Hebatnya Kopassus Indonesia.... ane ada tulisan tentang (New) Perbandingan Jumlah Kekuatan Pasukan Elite Atau Kopassus Indonesia Dengan Pasukan TNI silahkan dibaca gan hebatnya kopassus kita. Salam hangat www.maubergaya.blogspot.com

    BalasHapus
  18. Salut...buat Kopassus Indonesia...

    BalasHapus
  19. Aku bangga dg Indonesiaku..aku bangga dg pahlawan2 di Negeriku!!

    BalasHapus
  20. Aku bangga dg Indonesiaku..aku bangga dg pahlawan2 di Negeriku!!

    BalasHapus
  21. Komando!!
    Menjadi prajurit kopassus memang suatu kehormatan

    BalasHapus
  22. Komando!!
    Menjadi prajurit kopassus memang suatu kehormatan

    BalasHapus
  23. http://suplierperlengkapanmiliter.blogspot.in/2015/12/combat-shirt.html

    BalasHapus
  24. Admin mau tanya.. kalo latihan wamil gitu di buka untuk umum tidak? Kalo buka.. daftar dan persyaratannya apa saja? Saya tertarik untuk ikut serta wajib militer. Terimakasih

    BalasHapus
  25. Switzerland is synonymous with high-quality boarding school, and one reason is JFK International.
    judi togel online yang aman dan terpercaya

    BalasHapus