Thursday, August 21, 2014

Pertahanan Negara Bersifat Intangible Profit dan Miliki Manfaat Tak Ternilai

http://dmc.kemhan.go.id/images/uploads/889102wamenhan-pembicara-dialog-kebangsaan-dpr-2014-2019-di-lemhannas.jpg

Jakarta (MI) : Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Pertahanan Negara itu bersifat intangible profit dan tidak dapat dihitung dengan angka - angka rupiah, karena menyangkut tiga hal yakni kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.

“Tiga hal ini tidak bisa dihitung dalam nominal anggaran belanja negara, tetapi manfaat ini tidak ternilai karena untuk kepentingan nasional yaitu pembangunan nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara”, jelas Wamenhan saat menjadi nara sumber dalam Pembekalan dan Pemantapan Pimpinan Tingkat Nasional Anggota DPR RI Terpilih Periode Tahun 2014-2019, Rabu (20/8) di kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut Wamenhan memamparkan tentang Visualisasi Sistem Pertahanan Negara yang meliputi bagaimana negara merumuskan, mengelola serta menjalankan kebijakan sistem pertahanan negara guna menghadapi ancaman militer dan non militer.

Wamenhan mengatakan, pertahanan negara merupakan saah satu elemen dasar dalam menopang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang  kuat. Dijelaskannya ada empat elemen dasar yang saling terkait sebagai parameter NKRI yang kuat yaitu adanya politik nasional yang bermartabat, ekonomi nasional yang menjangkau kebutuhan rakyat, pertahanan negara yang tangguh dan soliditas bangsa yang kokoh.

Kekuatan ekonomi dan kekuatan politik yang bermartabat, tidak akan mempunyai arti apabila Indonesia tidak mempunyai kekuatan pertahanan negara yang tangguh, serta soliditas bangsa yang kokoh dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.










Sumber : DMC Kemhan

No comments:

Post a Comment