Thursday, May 22, 2014

Satgas Kizi TNI Konga XXXII-C/MINUSTAH Siap ke Misi Berikutnya di Afrika

http://www.tni.mil.id/mod/news/images/normal/69971d42a0663a80c1f5d1a1e1f44b3f.jpg

Haiti (MI) : Sebanyak 167 personil Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-C/Minustah, saat ini telah berada seluruhnya di Ibukota Haiti, Port au Prince, Selasa (20/5). Demikian juga dengan seluruh materil, perlengkapan, dan kendaraan milik Satgas telah berpindah dari Kota Gonaives, Departement Artibonite yang selama ini merupakan Base Camp dari Kontingen Garuda yang melaksanakan tugas rehabilitasi dan konstruksi di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa pada misi MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti), di Haiti. 

Kepindahan Kontingen Indonesia merupakan persiapan untuk melaksanakan Inter Misi yang akan dibuka oleh PBB (Perserikatan Bangsa bangsa) di Central African Republic di Afrika. Perpindahan dikaitkan juga dengan proses pengurangan komponen Militer yang bertugas di Misi MINUSTAH, seiring dengan meningkat dan membaiknya kondisi stabilisasi, keamanan di Haiti sejak dibukanya Misi pada tahun 2004 lalu. Untuk itu, Departement of Peacekeeping Operations (UN DPKO) yang bermarkas di New York secara berkala mengurangi komponen militer yang berasal dari Negara-Negara yang mengirimkan Kontingennya ke Haiti, Negara di Kepulauan Karibia. Beberapa Negara yang telah menyelesaikan tugas di Haiti seperti : Jepang Enginering, Korea Selatan, Uruguay Marinir, Nepal Battalyon, Brazil Battalyon 1, dan Jordan Battalyon.  

Untuk periode tahun 2014, sampai bulan Juni, PBB akan mengurangi lagi sejumlah 15% dari 6.270 personil militer yang saat ini bertugas di Haiti baik itu Infanteri, Zeni, dan Marinir. Dengan demikian pada tahun ini sebanyak 1.249 prajurit akan dikurangi baik itu kembali ke Negara asal ataupun beralih ke Misi PBB lainnya, termasuk Satgas Kizi TNI yang telah bertugas selama 7 bulan sejak menggantikan Satgas sebelumnya. 

Berdasarkan itu Satgas Kizi TNI Konga XXXII-C/MINUSTAH selama 2 bulan telah mempersiapkan diri dengan membongkar Camp dan melakukan pengepakan yang diakhiri dengan pembersihan lahan bekas tempat Satgas berada. Saat ini Satgas telah siap untuk melaksanakan perpindahan misi ke Republik Afrika Tengah dengan nama misi MINUSCA (United Nations Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic). Misi MINUSCA  akan dibuka pada 15 September 2014, dimana saat ini di Negeri yang sedang dilanda gejolak terkait keamanan akibat perselisihan bernuansa agama tersebut masih terus diupayakan pemulihan keamanan oleh Negara-Negara seperti : Perancis dan Negara Tetangga Afrika yang tergabung dalam Uni Afrika, selanjutnya PBB direncanakan akan mengambil alih upaya pemulihan keamanan tersebut. 

Bersama beberapa personil staf PBB dan dibantu oleh prajurit Infanteri dari Maroko sebagai security, Kontingen Garuda akan menorehkan sejarah baru yaitu sebagai Satuan Zeni pertama yang menjalani Intermission yaitu melakukan dua misi beda Negara dan beda Benua dalam sekali penugasan sebagai pasukan pemelihara perdamaian PBB dan juga menjadi salah satu aktor utama yang membidani dibukanya Misi MINUSCA, di Central African Republic.

Direncanakan keberangkatan Kontingen akan melalui beberapa tahapan yang  didahului oleh Tim Pre Advance, Tim Advance sampai seluruh pasukan berkumpul di Bangui, Ibu Kota CAR tempat Misi MINUSCA camp berada.






Sumber : TNI

No comments:

Post a Comment