Selasa, 04 November 2014

Pesawat tempur Eurofighter Typhoon akan hadir di Indonesia

Pesawat tempur Eurofighter Typhoon akan hadir di Indonesia

Jakarta (MI) : Konsorsium Eurofighter akan segera memamerkan sosok pesawar tempur andalan mereka, Eurofighter Typhoon, di Indo Defence 2014, pada 5-8 November ini, di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta.

Typhoon pernah digadang-gadang menjadi salah satu alternatif pesawat tempur baru dalam jajaran armada tempur TNI AU. Salah satu tipe pesawat tempur TNI AU, F-5E/F Tiger II buatan Northrop Grumman, dari generasi '80-an disebut-sebut akan diganti. 

Tentang ini, secara eksplisit, Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, sebelum upacara HUT ke-69 TNI, di Surabaya, menyebut, "Sukhoi Su-35... " sebagai pilihan arsenal terbaru TNI AU nanti itu. 

Typhoon juga termasuk pesawat generasi kelima, yang berbasis teknologi canggih pada aspek aerodinamika, sistem propulsi, komunikasi, avionika, dan persenjataan. Komonalitas dan kemudahan operabilitas serta perawatan menjadi hal-hal yang dijagokan Eurofighter. 

"Ini pesawat tempur jet paling canggih. Kami datang ke Indonesia membawa produk fantastis yang kami harapkan bisa menjadi pilihan terbaik bagi Indonesia," kata CEO Eurofighter Jagdflugzeug GmbH, Alberto Gutierrez, di Jakarta, Senin.

Kehadiran Eurofighter Typhoon ke Indonesia bukan sekedar untuk dipamerkan saja. 

Konsorsium Eurofighter yang didukung empat mitra inti dari Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris, berharap bisa membuka kerjasama dengan industri kedirgantaraan Indonesia untuk mengembangkan kapabilitas kedirgantaraan nasional sesuai keperluan.

Eurofighter yakin pesawat terbangnya kemungkinan besar menjadi pilihan terbaik bagi Indonesia pada tahapan perkembangan yang tengah dilalui negara ini.

"Kami hadir di sini untuk memperkenalkan produk ini khususnya menekankan kami memiliki penawaran lebih jauh bagi negara yang memfokuskan diri pada pengembangan infrastruktur dan kapabilitas," jelasnya.

Ia menambahkan, Eurofighter memandang Indonesia sebagai negara progresif yang tengah berada di ambang era "Lepas Indonesia", terutama dari sisi ekonomi. 

Dengan berlandaskan semangat itulah Eurofighter mengambil tema "Indonesia Lepas Lepas" pada gerainya di Indo Defense 2014 ini.

Eurofighter Typhoon adalah pesawat tempur multi-role/swing-role generasi baru tercanggih yang tersedia di pasar dunia. Di kelasnya, dia bersaing ketat dengan Dassault Rafale (Prancis), SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), dan F-18 Hornet/Super Hornet. 

Di seluruh dunia, cuma tujuh negara menjadi operator twin jet engine Typhoon, yaitu Jerman, Italia, Spanyol, Inggris, Austria, Oman, dan Arab Saudi; dengan keseluruhan unit operasional 418 Typhoon, yang disebut seharga 90 juta euro perunit kosong itu. 











Sumber : ANTARA

2 komentar:

  1. bungkus aj 4 biji buat bikin gado2 multirasa buat patroli murah/irit+sbg bahan kajian kekuatan pespur calon lawan.....tp, 90 juta euro itu ..=.....brp rupiah?? :),,maklum pembaca lokal taunya rupiah... tp klo duitnya ngepres jngan beli.... lngsung aj su35 mski dikit

    BalasHapus
  2. Tolong....... Pak jendral mul doko yang terhormat jangan bingbang dan ragu
    Rakyat sudah tidak percaya sama barat jadi ikutilah kata hati rakyat
    Kalo kita di kroyok sama tetangga yang bantu kita cuma tusia pak.

    BalasHapus