Sabtu, 01 November 2014

Terima Kasih Pak TNI




http://kupang.tribunnews.com/foto/bank/images/bedah-rumah-di-belu.jpg

ATAMBUA (MI) : "Terima kasih Pak TNI, Terima kasih Pak TNI". Demikian  ucapan serentak dari  masyarakat Desa Makir,  Kecamatan  Lamaknen,  Kabupaten  Belu, karena merasa haru dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). 


Pasalnya, pada TMMD selama 21 hari itu, jajaran TNI bersama warga berhasil membangun infrastruktur fisik berupa pembukaan akses jalan sepanjang 3.500 meter, rehabilitasi  dan membangun gereja, sekolah PAUD, pembuatan bak sumber air, dan pembuatan kamar mandi (MCK).

Penjabat Bupati Belu, Drs. Wilhelmus Foni, M.Si, dalam sambutan pada penutupan TMMD tingkat Kabupaten Belu di Makir, Kamis (29/10/2014),  mengatakan, TMMD sangat memiliki peran penting dalam mewujudkan aspek ketahanan di perbatasan. Selain itu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat mengakselerasi percepatan ketersediaan infrastruktur. Pemerintah dengan segala keterbatasan anggaran, merasa terbantu dengan kegiatan dari TNI seperti TMMD ini.

"Di daerah terpencil dan perbatasan, kita pemda dan semua komponen masyaraka di Belu mengapresiasi positif atas program dari TNI ini. Tentu ke depan saya mengharapkan agar apa yang sudah dibuat TNI bersama warga ini, dijaga, dipelihara dengan baik. Kita harus bisa menjadikan diri kita sebagai orang Belu. Mari kita bergandengan tangan membangun Belu ke arah yang lebih baik. Atas nama pemerintah dan warga Belu, saya sampaikan terima kasih kepada TNI, dalam hal ini jajaran Kodim 1605 Belu, yang sudah membantu warga Makir," kata Foni. 

Dandim 1605/Belu,  Letkol (Inf) Hendri Wijaya,  mengatakan, apa yang dilakukan TNI ini sebagai bentuk kemanunggalannya dengan rakyat. TNI tidak bisa berbuat apa-apa kalau tanpa dukungan rakyat. Atas nama pimpinan tertinggi TNI, kata Hendri, dirinya menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang sudah mendukung program kegiatan Satgas TMMD. Harapannya, tentu, apa yang sudah dibangun oleh TNI bersama-sama masyarakat dapat digunakan secara baik dan dirawat oleh seluruh masyarakat Makir sehingga dapat bertahan lama dalam penggunaannya.

Hendri menambahkan, pelaksanaan TMMD ke-93 Tahun 2014  selama 21 hari.  Para prajurit TNI, dalam hal ini Kodim 1605 Belu, Lanal, Lanud Kupang, Polres Belu, bersama-sama masyarakat Desa Makir berkerja bergotong royong, membangun dan membuat pembangunan infrastruktur fisik berupa, pembukaan akses jalan sepanjang 3.500 meter, rehab dan bangun gereja, sekolah PAUD, pembuatan bak sumber air, dan pembuatan kamar mandi (MCK). Sementara kegiatan non fisik berupa ceramah dan penyuluhan baik dari TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.
 Sumber : POS KUPANG

1 komentar:

  1. Dg dikedepankan kodim diperbatasa akan memberikan dampak positif, spt TMMD membuat jalan makadam, sekolah, MCK, jembatan dan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah serta keamanan. Salam............

    BalasHapus