Jumat, 06 Juni 2014

Masyarakat Banjiri Open Ship KRI Dewaruci di Bali


Benoa (MI) : Sejak merapatnya KRI Dewaruci di Pelabuhan Pariwisata Benoa Bali (2/6), antusias masyarakat Bali untuk melihat dari dekat kapal latih jenis Tall Ships yang dimiliki TNI AL sangat tinggi, ditandai dengan dibanjirinya pelabuhan tempat sandar kapal tersebut. Kapal yang membawa Taruna Akademi Angkatan Laut Kebanggan Bangsa Indonesia itu sejak kedatangan sampai dengan kapal bertolak tak henti – hentinya masyarakat kota Denpasar khususnya dan Bali umumnya ramai mengunjungi untuk melihat secara langsung kegagahan KRI Dewaruci.

Sampai hari ketiga begitu banyak dan antusias masyarakat Bali baik dari pelajar SD sampai Mahasiswa serta masyarakat disegala lapisan baik yang muda sampai yang tua datang berkunjung untuk menyaksikan secara langsung kemegahan KRI Dewaruci yang selama ini hanya bisa membaca dan melihat dari media surat kabar dan televisi serta untuk menghilangkan rasa penasaran yang ada dalam benak hati mereka.

Salah satu pengunjung yang sempat diwawancarai oleh Pen Lanal Denpasar bapak Nyoman Wira Kusuma dan bapak M. Khusnun yang datang bersama Istri dan kedua putra putrinya, mereka  datang jauh-jauh dari Kota Klungkung yang jaraknya dari kota Denpasar kurang lebih 80 Km dengan sangat antusias menyaksikan dan berharap dapat mengabadikan berfoto keluarga dengan beground KRI Dewaruci, “Kami sekeluarga sangat bangga dapat menyaksikan KRI Dewaruci dari dekat yang selama ini hanya dilihatnya dari surat kabar dan televisi saja dan berharap untuk dapat datang kembali ke Bali dalam pelayaran yang akan datang, serta berpesan kepada Pemerintah yang akan datang untuk dapat menambah kapal perang lagi dikarenakan wilayah sebagian besar Indonesia adalah lautan “ ungkapnya.

Tidak luput juga para wisatawan asing dari Jepang dan Korea yang semula akan melaksanakan dinner di kapal Sea Safari juga sempat untuk menyaksikan dan mengabadikan berfoto di samping KRI Dewaruci untuk kenang-kenangan sehingga jadwalnya dinner di kapal Sea Safari sempat tertunda agak lama. Mereka juga sempat menanyakan berapa umur dari KRI Dewaruci dan dijawab dari salah satu ABK KRI Dewaruci bahwa umur kapal sudah 61 tahun, dan para turis tersebut mengacung jempolnya betapa hebatnya dan perawatan yang dilakukan oleh TNI AL sehingga sampai saat ini masih terwat dengan baik demikian jelas dari turis asal Korea tersebut.

Disamping kemeriahan para pengunjung, para awak media baik yang terbit harian maupun media online banyak yang datang untuk mendapatkan informasi mengenai KRI Dewaruci, mereka juga mengatakan bahwa dengan kedatangan KRI Dewaruci dapat dijadikan wahana alternatif untuk kunjungan wisata ke Pelabuhan Benoa, sehingga disamping dapat mengetahui dan dapat informasi yang lengkap dari KRI Dewaruci juga dapat menambah ilmu pengetahuan tentang kebaharian dan keangkatan lautan, kita harus sadar bahwa bangsa kita adalah bangsa yang besar dengan 2/3 adalah lautan maka dari itu para awak media tersebut berharap supaya Angkatan Laut kedepan lebih kuat dan professional, demikian ungkapnya. 









Sumber : TNI AL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar