Rabu, 02 Juli 2014

Indonesia Berperan dalam Perdamaian di Filipina

Perdamaian Filipina dan MILF (Reuters)

MANILA (MI) : Krisis keamanan yang terjadi di Filipina ternyata bisa diselesaikan karena adanya peran dari Indonesia.

Hal tersebut terwujud dari dengan adanya Tim Pengamat Indonesia pada International Monitoring Team (TPI-IMT) di Mindanao. Menurut Duta Besar Indonesia untuk Filipina, Johny Lumintang, TPI IMT merupakan salah satu unsur utama dalam mewujudkan kontribusi Indonesia terhadap perdamaian di Filipina Selatan.

Pasalnya, TPI IMT pada proses perdamaian di Mindanao memiliki tugas penting. Tugas tersebut adalah dalam memonitor perjanjian gencatan senjata antara pihak Pemerintah Filipina dan MILF.

“Partisipasi Indonesia di IMT adalah wujud nyata komitmen Indonesia dalam mendukung proses perdamaian di Filipina Selatan," sebut Dubes Jhony, dikutip dari rilis kementerian luar negeri yang diterima Okezone, Selasa (1/7/2014).

Saat ini tugas TPI IMT sudah berakhir. Ketika bertugas, TPI IMT di dipimpin oleh Kolonel Erwin Septiansyah dan beranggotakan 15 orang.

ke-15 orang tersebut terbagi ke empat team sites di Mindanao (Cotabato, Iligan, General Santos dan Zamboanga). Mereka bertugas bersama dengan kontingen IMT lain dari Malaysia, Brunei Darussalam, Norwegia dan Jepang.

Indonesia pun masih akan berpartisipasi dalam IMT mendatang. Pengirim kontingen Indonesia yang baru akan dilangsungkan pada Juli 2014.








Sumber : Okezone

1 komentar:

  1. Kalau sengketa diselesaikan dg baik, kedua belah fihak sama2 tdk dirugikan dan akan terjadi perdamaian yg langgeng di antara anggota ASEAN

    BalasHapus