Senin, 30 Juni 2014

LAF– Navy dan MTF UNIFIL Mantapkan Kerjasama Latihan


Turki (MI) : Mengawali on task ke-11, KRI FKO – 368 kembali di percaya oleh Maritime Task Force (MTF) Commander sebagai unsur MTF yang menjadi partner latihan dengan LAF-Navy. Masih dalam rangkaian kegiatan latihan yang diberi sandi UNIFIED CEDAR IV, KRI FKO – 368 melaksanakan pemantapan serial latihan Damage Control Exercise (Damconex), Medical Evacuation (Medevac) dan Winching Exercise (Winchex) dengan LNS Damour (LC 22). Fase kedua dalam kerjasama latihan ini dilaksanakan di Zona 1 Center, Area of Maritime Operations (AMO) Laut Mediterania, sekembalinya unsur-unsur LAF-Navy muhibah dari Mersin (Turki) dan Limassol (Cyprus). baru-baru lalu.

Diawali dengan adanya berita keadaan darurat yang dikirim oleh LNS Damour melalui jaring komunikasi taktis kepada KRI FKO–368 telah terjadi kebakaran di salah satu ruangan kapal tersebut. Selanjutnya para Kadet LAF-Navy melaksanakan penanggulangan kebakaran. Namun dalam pelaksanaannya diskenariokan jatuh korban personel yang harus segera mendapatkan penanganan medis dikarenakan luka yang cukup serius.

Kembali LNS Damour mengirimkan berita taktis yang isinya meminta bantuan Medevac dari KRI FKO – 368. Dengan sigap dan tanggap Helly Deck Party team, Medical team, dan crew Helly BO-105 “Garuda” melaksanakan tugasnya. Garuda take off dalam waktu 15 menit, selanjutnya melaksanakan Medevac dengan metode Vertical Replenishment (Vetrep) dan winching. Simulasi korban kemudian di bawa menuju ke KRI FKO – 368 untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Latihan ini bertujuan mengukur kesiapsiagaan tim Damage Control di LNS Damour serta tim Helly Deck Party, tim kesehatan, dan crew Helly di KRI FKO – 368. Dengan tidak mengesampingkan peranan tim Anjungan dalam mengolah gerak kapal dan tim Pos Informasi Tempur (PIT) dalam mengendalikan helly. Kegiatan latihan dapat berjalan dengan aman dan lancar, berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara unsur MTF sebagai partner latihan, LAF-Navy sebagai pelaku utama, dan MTF-N7 sebagai koordinator pelaksana latihan.
Sumber :  Portalkriminal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar