Minggu, 22 Juni 2014

Sosialisasi Doktrin Teritorial TNI



Surabaya (MI) : Ratusan perwira dan bintara dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU mendapat sosialisasi Doktrin/Buku Petunjuk (Bujuk) Teritorial TNI bertempat di Pusat Kaprang Kolatarmatim Ujung Surabaya, Jumat (20/6). Kegiatan tersebut dibuka oleh Waaster TNI Brigjen TNI (Mar) Sturman Panjaitan, turut hadir para Kasatker Koarmatim.


Dalam sambutan Pangarmatim Laksamana Muda TNI Sri Mohamad Darojatim yang dibacakan Komandan Satsel Koarmatim Kolonel Laut (P)....mengatakan, kegiatan ini pada hakekatnya merupakan wahana yang strategis untuk menyamakan misi, persepsi dan pemahaman tentang substansi dan materi yang tercantum dalam doktrin/bujuk teritorial TNI tersebut, sebagai langkah awal dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas personel dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah tanggung jawabnya.

“Harapan kita ke depan, TNI akan memiliki konsep operasi teritorial yang relevan dengan hakekat ancaman serta perkembangan lingkungan strategis yang ada,”kata Pangarmatim.


Dikatakan Pangarmatim, bahwa dewasa ini negara dihadapkan pada berbagai macam ancaman, baik yang bersifat militer maupun non militer yang berdimensi politik, ekonomi, sosial budaya, tehnologi dan informatika serta keselamatan umum, masih mengancam kedaulatan NKRI dan cenderung terapresiasi dari waktu ke waktu.


Menurut Pangarmatim, bentuk ancaman paling nyata yang mungkin terjadi saat ini, yaitu timbul dari dalam negeri, yaitu munculnya benih-benih yang mengarah pada terjadinya disintegrasi bangsa, yang ditandai dengan mulai menurunnya nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.


Menyikapi kondisi yang demikian, tambah Pangarmatim, maka diperlukan upaya-upaya atau langkah-langkah yang lebih konkrit untuk memaksimalkan upaya pembinaan teritorial guna menjaga dan mempertahankan keutuhan serta kedaulatan NKRI. Untuk mempertahankan eksistensi pembinaan teritorial dalam menjaga NKRI, maka doktrin/buku petunjuk teritorial TNI disusun sebagai pedoman bagi seluruh prajurit.







Sumber : Koarmatim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar