Rabu, 25 Februari 2015

TNI AL Tangkap 4 Kapal Pencuri Ikan dari Filipina di Laut Sulawesi




Jakarta (MI) : TNI AL kembali menangkap kapal asing yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia. Kali ini personel KRI Slamet Riyadi berhasil meringkus 4 kapal asal Filipina yang sedang mengambil ikan di Laut Sulawesi.


"4 kapal Filipina ditangkap di laut di Sulawesi kejadiannya kemarin Minggu tanggal 22 Februari 2015 pas lagi mengambil ikan. KRI Slamet Riyadi yang menangkap ya," ujar Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Manahan Simorangkir, Rabu (25/2/2015) malam.


Menurut Manahan, 4 kapal yang ditangkap ini berjenis kapal kecil dengan kapasitas 16-20 GT (gross ton). Saat ditangkap, kapal-kapal ini sudah mengangkut ikan-ikan hasil curian mereka.


"Kapal nggak terlalu besar, sekitar 16-20 GT. Mereka tanpa dokumen karena di atas 7 GT kan harus ada surat-suratnya. Ada ikannya (pas ditangkap). Kalau kita nangkap kapal itu kan nggak sembarangan. Apa ada ikannya, atau jaringnya ada di laut, itu bisa dilihat," jelas Manahan.


Keempat Kapal berbendera Filipina tersebut adalah Van Boat (VB) Vien 09, VB Saint Thomas, VB Saint Jose, dan VB Santa Cruz. Masing-masing kapal dengan 2 ABK yang merupakan warga negara Filipina.


"Kapal Slamet Riyadi ketika kejadian lagi patroli di daerah sana. Mereka ditangkapnya di 295 mil sebelah timur Tarakan. Sudah hampir di utaranya Gorontalo," jelas Perwira Tinggi TNI AL Bintang 1 itu.


Saat ini keempat kapal tersebut sudah dibawa ke Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarakan, Kalimatan Utara, bersama para ABK-nya. TNI AL masih menunggu proses administrasi mengenai pelanggaran ini selesai untuk langkah selanjutnya.


"Sekarang ada di Lanal Tarakan, dengan ABK nya juga. Sedang diproses sekarang ini, kami masih menunggu hasil persidangan," tutup Manahan.








Sumber : Detik

1 komentar:

  1. TNI AL harus tau strategi penangkapan, jgn sampai lepas. Dan kapalnya lebih baik di hancurkan ditempat (*atau sesuai prosedural dari mentri perikanan).

    BalasHapus