Kamis, 15 Januari 2015

Nasib Kapal Pencuri Ikan Terbesar Ada di Tangan Jokowi


JAKARTA (MI) : Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan sepenuhnya keputusan penenggelaman kapal MV Hai Fa kepada Presiden. Kapal itu merupakan kapal pencuri ikan dengan kapasitas terbesar yang pernah ditangkap oleh Indonesia.

"Sita untuk negara, tenggelamkan, atau tahan, tergantung perintah Bapak Presiden (Joko Widodo)," ujar Susi di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (14/1/2015).

Meski begitu, Susi memiliki pendapat tersendiri terkait kapal besar tersebut. Menurut dia, kapal tersebut bisa saja dijadikan kapal angkut ikan bagi para nelayan.

"Sayang juga kalau ditenggelamkan, bisa jadi kapal angkut nelayan. Tapi kalau kita mau menimbulkan efek jera, ya tenggelamkan," kata dia.

Sebelumnya, Patroli Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersama TNI AL berhasil mengamankan kapal raksasa berbendera Panama, MV Hai Fa.

Kapal berkapasitas 4.306 gross ton (GT) tersebut diamankan ketika merapat di Pelabuhan Wanam, Merauke, pada Sabtu (27/12/2014).














Sumber : KOMPAS

1 komentar:

  1. jadikan milik negara dan diserahkan ke kelompok nelayan yg memiliki lembaga seperti KUD/kontak tani...biar dioperasikan scra kelompok yg biaya operasionalnya disubsidi pemerintah sampai mereka mandiri atau mampu menggerakkan sendiri operasional kapal tangkap ikan yg besar itu... karena tdk mngkn para nelayan mampu membeli kapal sebesar dan semahal itu.... seharusnya kapal tangkapan adl anugrah/hadiah gratis buat nelayan lokal... jangan ditenggelamkan

    BalasHapus