Kamis, 18 Desember 2014

Jokowi: Negara Harus Punya Wibawa dengan Kelengkapan Alutsista

Jokowi: Negara Harus Punya Wibawa dengan Perlengkapan Alutsista

Jakarta (MI) : Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin meningkatkan wibawa Indonesia di mata internasional. Hal itu bisa terwujud jika kekuatan alutsista memadai. Maka itu peningkatan alutsista menjadi komitmen pemerintahannya.

"Setelah saya lihat pameran ini yang merupakan kebanggan kita semua, TNI memiliki alutsista ada yang sudah modern namun masih ada yang ketinggalan," ujar Jokowi usai meninjau pameran alutsista TNI AD di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).

"Tapi komitmen pemerintah dan negara saya kira ingin diperbaiki semuanya dan kita ingin negara ini punya wibawa. Alutsista yang kita punyai saya kira sudah memperlihatkan arah ke sana. Kita harus punya wibawa," tegas dia.

Menurut Jokowi, pameran alutsista TNI AD yang diselenggarakan hampir sepekan hari di Monas menunjukan kebanggaan masyarakat kepada TNI. "Kita telah melihat semua tank, helikopter serbu, helikopter angkut, meriam dan juga yang berkaitan dengan drone (pesawat intai tanpa awak)."

"Kopassus juga telah dilengkapi senjata yang komplit dan modern. Saya lihat masyarakat sangat bangga memiliki TNI dan rasa memiliki itu yang ingin kita hadirkan dalam pameran, sehingga bisa menimbulkan semangat bela negara," jelas dia.

Terkait jumlah anggaran untuk alutsista TNI, Jokowi mengaku tidak tahu secara rinci. Namun dia akan menambahkan anggaran alutsista.

"Saya nggak hafal secara rinci, tapi yang jelas akan kita tambahkan lagi dalam APBNP (2015). Semuanya penting, semuanya masih kurang dan terus akan kita tambah," pungkas Jokowi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sebelumnya telah mengumumkan akan menghabiskan anggaran pertahanan hingga Rp 150 triliun antara 2010-2014 dan menargetkan tercapainya kemandirian senjata untuk kebutuhan TNI.

Presiedn Jokowi sebelumnya berjanji akan meningkatkan alokasi anggaran bagi TNI dan Kepolisian RI sebesar tiga kali lipat. Peningkatan anggaran menyasar pembaruan alat utama sistem persenjataan atau alutsista dan kesejahteraan personel. Namun peningkatan anggaran itu harus diimbangi pertumbuhan ekonomi di atas 7% terlebih dulu. 


Jokowi Janji Tambah Alutsista



Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menambah alat utama sistem persenjataan (Alutsista) yang ada pada tubuh Tentara Negara Indonesia (TNI), dengan cara menaikkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

Penyataan ini disampaikan Jokowi ketika melakukan kunjungan sekaligus melakukan penutupan pada pameran alutsista, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD ke-69.

"Saya tidak hafal secara rinci, tapi yang jelas semua akan kami tambah dalam APBN-P. Semua (alutsista) penting, baik yang di darat, udara, maupun laut. Semua akan kami tambah," tegas Jokowi, Kepada awak media, di Stand Kopassus, Rabu (17/12/2014).

Menurut mantan Wali Kota Solo ini, sebagai seorang Kepala Negara, Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki persenjataan di tubuh TNI. Sehingga, nantinya Negara akan memiliki wibawa di mata dunia.
Lanjut Jokowi, dengan semakin komplet dan modernnya senjata yang dimiliki TNI saat ini, maka akan menimbulkan rasa bela Negara.

"Kami ingin Negara punya wibawa, dan alutsista yang kita punya sudah mengarah ke sana. Indonesia adalah Negara besar, semakin komplet dan modern alutsista juga akan menumbuhkan rasa bela Negara," tukasnya.














Sumber : Liputan6 , Okezone

1 komentar:

  1. www.pintuwisuda.blogspot.com
    www.ijazahs1.blogspot.com
    www.pembuatanijazahpalsu.blogspot.com

    BalasHapus