Jumat, 24 Oktober 2014

KSAL Pastikan KRI Trimaran Terbaru akan Lebih Canggih


BANYUWANGI (MI) : Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Marsetio memastikan jenis trimaran yang dipesan TNI AL dari PT. Lundin Industry Invest akan lebih canggih dari kapal KRI Klewang dari jenis yang sama yang pada September 2012 lalu terbakar.

Berbicara kepada wartawan di Banyuwangi saat mengunjungi PT Lundin Industri Invest, Jumat (24/10/2014) Laksamana Marsetio mengatakan, kapal trimaran ini menggunakan beberapa spek baru sehingga lebih canggih dari pendahulunya.

Tanpa merinci detail kecanggihan dan keunggulan terbaru, Laksamana Marsetio memastikan kapal trimaran (kapal berlambung tiga)yang merupakan kapal cepat rudal akan mengusung teknologi siluman atau tak terdeteksi radar.

Selain itu ada beberapa teknologi tingkat tinggi dan persenjataan canggih lainnya yang disematkan di kapal ini. Sayangnya, Laksamana Marsetio enggan membeberkan lebih detail teknologi yang dimaksud.
"Desainnya juga baru akan ada perubahan struktur, yang lama kan desain tahun 2011. Ini juga menggunakan material baru yang lebih canggih, lebih tahan api dan lebih siluman," ucapnya.

Dalam pembuatan kapal ini, selain PT Lundin Industri Invest dan perusahaan Swedia yakni Saab, TNI juga meminta bantuan PT PAL dan PT Pindad dalam proses desain dan beberapa hal lainnya.
Seperti rencana awal, TNI AL akan memesan empat buah kapal. Belum ada kepastian kapan kapal jenis tiga lambung ini selesai. Namun, satu kapal sudah dalam proses pembuatan.

"Kita akan buat empat. Dan kapal pertama  sudah dibangun dengan desain baru yang lebih bagus dan canggih. Ini Indonesia yang pertama di Asia, bahkan Amerika lihat ini desai baru," lanjutnya.
Lebih lanjut, Laksamana Marsetio menjelaskan, Indonesia harus mampu membuat produk unggulan dalam hal ini, produk pertahanan.

Selain untuk kebutuhan dalam negeri, produk tersebut harus memiliki keunggulan agar bisa dijual ke luar negeri.
Sementara itu pihak PT Lundin enggan memberikan komentar apapun terkait kapal pesanan TNI AL ini. Kasus kebakaran KRI Klewang pada September 2012 lalu membuat perusahaan ini tidak mau memberikan komentar apapun.

Namun berdasarkan data KRI Klewang yang pernah diliris oleh PT Lundin, KRI Klewang jenis trimaran memiliki spesifikasi bobot 53,1 GT, panjang 63 meter, menggunakan 4x marine engines MAN yang dapat melaju hingga 35 knot.














Sumber :  TRIBUNNEWS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar