Sunday, September 7, 2014

Tim VBSS BRS Constuticao F42 Periksa KRI Frans Kaisiepo-368


Lebanon (MI) : Diawal pelaksanaan on task yang ke-19, KRI Frans Kaisiepo-368 (FKO) mendapatkan perintah dari Maritime Task Force Commander (MTFC) untuk menjadi partner Boarding Exercise yang dilaksanakan oleh Brazillian Ship (BRS) Constituicao (CON) F42 (Flag Ship). Latihan ini dilaksanakan di zone 1 center Area of Maritime Operations, Laut Mediterania. Lebanon, Jumat (5/9/2014).
Latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan, kapabilitas, dan efesiensi setiap unit MTF UNIFIL dalam melaksanakan identifikasi terhadap seluruh kapal sipil yang masuk menuju pelabuhan di Lebanon. Melatih prosedur internal sebelum dan selama pelaksanaan boarding operations (peran pemeriksaan) sesuai regulasi dan Standard Operating Procedures (SOP) masing-masing negara. Lebih khusus untuk melatih kesiapsiagaan tim boarding party atau dalam istilah lain yaitu Visit Board Search and Seizure Team (Tim VBSS).
Dalam latihan kali ini KRI FKO-368 selaku patner latihan diskenariokan sebagai merchant vessel dengan nama MV. Gigant yang bergerak menuju pelabuhan Beirut dengan tidak melalui koridor yang telah ditentukan. Selain itu dalam pelaksanaan hailing oleh BRS CON F42, MV. Gigant menunjukan sikap yang kurang kooperatif, sehingga Kapal Angkatan Laut Brazil yang merupakan kapal pengganti dari BRS Liberal F43 tersebut memutuskan untuk mengirimkan tim VBSS dan melaksanakan pemeriksaan terhadap MV. Gigant. Didahului dengan menerbangkan Helo Super Lynx yang lengkap dengan persenjataannya untuk memastikan situasi keamanan kapal yang akan diperiksa, dilanjutkan dengan  menurunkan 2 (dua) Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) yang terdiri dari special force team yang menjadi tim pendahulu dalam melaksanakan pemeriksaan dan disusul oleh tim VBSS BRS CON F42 dalam pemeriksaan lanjutan.
Latihan berlangsung selama 2 (dua) jam, dan dinyatakan selesai setelah tim VBSS BRS Constituicao F42 berhasil menemukan senjata yang disembunyikan oleh ABK MV. Gigant sebagai simulasi praktek penyelundupan senjata ke wilayah Lebanon. Diakhir latihan dilaksanakan hot washup singkat di geladak heli KRI FKO – 368 antara tim VBSS kedua kapal dengan tujuan untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Selanjutnya setelah tim VBSS BRS CON F42 kembali ke kapalnya, KRI FKO-368 bergerak menuju sektor patroli zone 1 South AMO dalam rangka melanjutkan on task yang ke-19 misi perdamaian PBB di perairan Lebanon.
Sumber : TNI AL

1 comment:

  1. Utk penggunaan kapal dlm mengantar pasukan perdamaian, hrs kapal LPD yg standart shg tdk saling dirugikan dan kapal2 kita yg dianggap sensitif tdk diobok2 oleh pemeriksa militer asing termasuk pesawat pengangkut militer standart

    ReplyDelete