Thursday, December 5, 2013

Pabrik Tekstil Indonesia Ini Pasok Seragam Militer 30 Negara



JAKARTA (MI)Perusahaan nasional yang bergerak di bidang garmen, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), hingga saat ini melayani pesanan pembuatan seragam militer di 30 negara.


CEO Sritex Iwan S Lukminto menjelaskan, seragam militer di tiap-tiap negara memiliki karakteristik yang berbeda. Perseroan pun membuat seragam militer sesuai dengan pesanan dari negara yang bersangkutan.



"Kami membuat pakaian militer 30 negara. Syaratnya lain-lain tiap negara, karena weather(iklim)-nya lain-lain. Cuacanya lain-lain. Pakaian militer untuk cuaca di negara kita nggak bisa untuk cuaca Eropa," jelas Iwan, seusai acara Indonesia Knowledge Forum, Rabu (4/12/2013).. 



Ke depan, perseroan ingin membidik pasar seragam militer AS. Hal ini lantaran pemerintah negara tersebut saat ini masih memberlakukan aturan proteksi untuk seragam militer.

"Kami masih membidik pakaian militer AS, karena belum terbuka. AS masih memberlakukan proteksi di undang-undang (terkait seragam militer) mereka," ujar Iwan.

Sejauh ini pangsa pasar benang buatan Sritex di Indonesia menyumbang 10 persen. Adapun dalam bentuk kain diakuinya banyak, tetapi dia tidak menyebut persentase. Iwan menyatakan, sebagian besar produk tekstil Sritex dipasarkan ke luar negeri.



"Kalau market share benang kami di Indonesia menduduki 10 persen, kalau kain banyak. 70 persen ekspor, 30 persen domestik. Produk ekspor bentuknya barang jadi," kata Iwan.






Sumber : KOMPAS

No comments:

Post a Comment