Rabu, 29 Januari 2014

Abbott Samakan Insiden Kapal Australia Masuk ke RI dengan Olahraga Kriket


Canberra (MI) : Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott membandingkan insiden masuknya kapal militer Angkatan Laut ke perairan Indonesia dengan olahraga kriket. Insiden tersebut disamakan dengan pemain kriket yang gagal menangkap bola.

Namun Abbott menegaskan bahwa permintaan maaf yang disampaikan Australia kepada Indonesia telah diterima dengan baik. Abbott sendiri menyatakan penyesalan mendalam atas insiden yang sempat membuat tegang kembali hubungan kedua negara tetangga ini.

"Meminta maaf secara menyeluruh...dan saya pikir Indonesia telah menerima permohonan maaf kita," tutur PM Abbott seperti dilansir AFP, Selasa (28/1/2014).

Abbott menjelaskan bahwa insiden tersebut benar-benar tidak disengaja. Abbott kemudian menyamakan insiden tersebut seperti halnya kegagalan yang dilakukan olahragawan saat bertanding.

"Di lautan lepas segala macam hal bisa terjadi, ada angin kencang, ada air pasang, ada hal-hal lain yang menjadi fokus mereka," jelasnya ketika ditanya soal bagaimana bisa kapal Angkatan Laut Australia tidak sengaja masuk ke perairan negara lain.

"Bahkan orang-orang yang berada di atas permainan mereka, bahkan orang-orang yang sangat hebat dalam pekerjaannya juga membuat kesalahan. Pemain kriket terkadang gagal menangkap, pemain bola yang hebat kadang gagal menghalau dan yang disesalkan ada kalanya kesalahan semacam ini terjadi, tapi itu tidak akan terjadi lagi," imbuhnya.

Insiden yang terjadi awal bulan ini sempat menuai kecaman dari pemerintah Indonesia. Bahkan sempat muncul seruan agar Australia menghentikan operasi militer di perairannya untuk mengusir kapal para pencari suaka.

Australia menolak untuk menghentikan operasi militer tersebut. Namun melalui Menteri Luar Negeri Julie Bishop, Australia menyampaikan permohonan maaf kepada Indonesia atas insiden yang mereka sebut tidak disengaja itu.





Sumber :  Detik

6 komentar:

  1. Bosss abott, klo main kriket bola bisa lolos itu mungkin saja karena hanya sebuah permainan dan mengandalkan kecepatan gerakan manusia, lahhhh...... klo kpl perang kan dah ada radar, navigasi, kompas, gps and lain2 nya yang udah modern, kok bisa ya msh bisa nylonong ke batas negara orang, ini yg bego militer lo apa lo nya sih abottt........

    BalasHapus
  2. Bosss abott, klo main kriket bola bisa lolos itu mungkin saja karena hanya sebuah permainan dan mengandalkan kecepatan gerakan manusia, lahhhh...... klo kpl perang kan dah ada radar, navigasi, kompas, gps and lain2 nya yang udah modern, kok bisa ya msh bisa nylonong ke batas negara orang, ini yg bego militer lo apa lo nya sih abottt........

    BalasHapus
  3. ah si abott sejak jadi PM juga udah rese, dasar . .

    BalasHapus
  4. Disamakan main kriket yang gagal nangkap bola...??? Sekali lagi main-main di perairan indonesia bukan kriket yang di hancurin tapi kepala abott yang di ledakkan pakai rudal...!!!

    BalasHapus
  5. Bumi Putra Aborigin hrs merdeka dr penjajahan Inggris, jangan mau dibrangus tdk dimasukkan hak2nya dlm konstitusi australia sbg manusia yg tinggal didunia dan australia adalah negara rasis didunia tdk mengakua akan keberadaan Bumi Putra Aborigin. Dlm menghalau manusia prahu yg meminta perlindungan dr ancaman negaranya, malahan diusir kapalnya dihancurkan (sdg didalam kapal ada anak2, ada orang tua dan wanita) sampai kapal2 australia melanggar batas teritorial Indonesia. Saya memohon bantuan Negara2 yg cinta kemanusiaan spt AS, Uni Eropa utk memprotes tindakan negara australia dan hrs dipriksa di HAM Internasional krn membunuh secara sistimatis melalui penenggelaman kapal pencari suaka politik. Salam persaudaraan..........................

    BalasHapus
  6. Bott.....bott.....otakmu dangkal dan pola pikirmu seperti anak2 yg lagi main games ko bisa terpilih jadi perdana mentri....?untuk pemerintah Indonesia harus bikin action sama negri orang buangan yg seperti ini...yg menganggap sepele tentang kedaulatan dan harkat martabat RI.

    BalasHapus