Tuesday, June 4, 2013

Apa Alasan Latihan Gabungan TNI dan Angkatan Tentera Malaysia?

Apa Alasan Latihan Gabungan TNI dan Angkatan Tentera Malaysia? - IMG_1452.JPG

Medan (MI) : Direktur Latihan (Dirlat) Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malaysia-Indonesia (Malindo) Darat Samudera Angkasa (Darsasa)-8AB/2013, Brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana, mengecek kesiapan pasukan pelaku Latgabma Malindo di Hanggar Lanud Soewondo, Medan, Selasa (4/6/2013). Demikian rilis yang diterima redaksi Tribunnews.com.

Apa Alasan Latihan Gabungan TNI dan Angkatan Tentera Malaysia? - IMG_1447(1).JPG

Dalam arahannya, Dirlat Latgabma Brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana mengatakan bahwa masalah teroris identik dengan masalah kemiskinan, kesenjangan dan radikalisme, oleh sebab itu TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan ATM (Angkatan Tentera Malaysia) akan menyentuh mereka (masyarakat) untuk tidak terpengaruh dengan ajakan teroris.

Apa Alasan Latihan Gabungan TNI dan Angkatan Tentera Malaysia? - IMG_1442(1).JPG

Kepada para pelaku latihan, Dirlat Latgabma menegaskan agar tetap semangat dan melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan benar serta tunjukkan profesionalisme, karena kalian adalah prajurit-prajurit yang terpilih untuk melakukan latihan gabungan dengan ATM.

Direktur Latihan juga mengatakan, bahwa keberhasilan latihan tidak terlepas dari peran Pengawas Pengendali Latihan (Wasdal) Malindo dan Bulsit. Kepada Tim Privol TNI agar berkordinasi dengan Tim Privol ATM untuk melakukan latihan bersama yang sudah dijadwalkan,  sehingga tidak ada miss komunikasi dalam latihan.
Apa Alasan Latihan Gabungan TNI dan Angkatan Tentera Malaysia? - IMG_1450.JPG

Selain melakukan Latihan Gabungan Malindo Darsasa-8AB/2013, juga akan digelar pengobatan gratis kepada masyarakat Medan, tempat diselenggarakannya latihan. Pengobatan akan di bagi di dua tempat, yaitu Lapangan Benteng Medan dan Gaperta Medan, dengan rincian 5000 orang untuk pengobatan umum, 200 orang pengobatan gigi, 200 orang untuk pembagian kaca mata, 200 orang untuk KB serta 200 orang pembagian tangan dan kaki palsu.  Pelaksanaannya akan dilaksanakan pada hari Jumat 12 Juni 2013, dengan melibatkan 26 Dokter Umum dan 8 Dokter Gigi dari Dokter TNI, ATM dan Dokter dari Provinsi Medan.




Sumber : TRIBUNNEWS

No comments:

Post a Comment