Rabu, 31 Desember 2014

92 Pulau Luar Indonesia akan Disertifikasi


BANDUNG (MI) : Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia akan segera merampungkan sertifikasi pulau terluar Indonesia pada 2015 mendatang. Langkah itu agar tak ada lagi klaim mengklaim negara tetangga mengenai pulau-pulau milik Indonesia ini.

"Di tahun 2015 ini kita akan selesaikan, sudah mengidentifikasi jumlahnya ada 92 pulau," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Ferry Mursyidan Baldan, saat diwawancarai di Kota Bandung dalam acara penyerahan sertifikat tanah bagi 3.000 rakyat kecil, Selasa (30/12/2014).
Ferry menegaskan bahwa dia tidak ingin lagi menunda sertifikasi pulau terluar Indonesia. Sebab itu jadi bagian hukum batas wilayah secara resmi. Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat rentan adanya sengketa pulau dengan negara tetangga.

"Sehingga proses konflik perbatasan dengan negara tetangga sudah bisa diselesaikan," ucapnya seraya menambahkan bahwa 92 pulau yang akan di sertifikasi itu berada di seluruh kepulauan Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke," ujarnya.
Selain itu kata dia untuk melakukan proses sertifikasi 92 pulau terluar Indonesia, Kemetrian Agraria dan Tata Ruang akan bekerja sama dengan beberapa departemen di Indonesia diantaranya Departemen Dalam Negeri, Departemen Pertahanan, dan Kementerian Kelautan.

Selanjutnya kata Ferry untuk pengelolaan, pihaknya akan memberikannya pada semua kementrian. "Pengelooannya nanti kita berikan semua kementrian untuk bisa mengelola wilayah perbatasan yang kita sertifikasi," ujarnya.
Sumber :  Pikiran-rakyat

3 komentar:

  1. kenapa baru sekarang??? kmrn2 ngapain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo yang kmren2 tanya ja mentri yang dulu mas dewa siwa

      Hapus
  2. Informasi dari Dirjen pemerintahan umum Kementerian Dalam Negeri, menyebutkan bahwa paulau di Indonesia sebanyak 17.504 pulau dan baru didaftarkan sebanyak 13.466 pulau serta masih hrs didaftarkan sbanyak 4.038 pulau. Pulau2 yg belum terdaftar hrs segera diajukan oleh seketaris tim Nasional Pembakuan Nama Rupa Bumi di United Nationals Group of Expertson Geographical. Jadi kemaren jalan2........sambil leyeh2......he......he....

    BalasHapus