Rabu, 24 September 2014

Cina Tawarkan Radar Intai Untuk Pengamanan Laut


Beijing (MI) : Indonesia akan melihat lagi tawaran radar intai SLR-66 OTH dari Cina untuk mendukung pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

"Indonesia akan melihat kembali spesifikasi teknis yang dibutuhkan, dalam pengamanan di ALKI, lalu interoperability radar yang ditawarkan itu, dengan sistem patroli maritim yang telah dijalankan Indonesia," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro kepada Antara di Beijing, di sela kunjungan ke Cina, 21-23 September 2014.

Indonesia dan Cina, menurut dia, juga akan melihat kembali mekanisme pembiayaan untuk pengadaan radar itu."Jadi, masing-masing pihak akan melihat lebih dalam semua hal, yang terkait dengan penawaran radar pengintai tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan Indonesia membutuhkan radar intai untuk mengamankan wilayah laut.Selama ini pengamanan laut dilakukan dengan patroli maritim melalui udara dan menggunakan kapal-kapal patroli TNI Angkatan Laut.

Menteri Pertahanan Purnomo sebelumnya melakukan kunjungan ke CEIEC, perusahaan pertahanan berteknologi tinggi Cina yang menawarkan radar intai.

Presiden CEIEC Qu Huimin mengatakan radar SLR-66 OTH memiliki kemampuan operasi mode aktif dengan daya pantau 280 kilometer dan mode pasif dengan kemampuan pantau 500 kilometer.









Sumber : REPUBLIKA

1 komentar:

  1. RI kan udah bisa bikin radar sendiri gpp beli klo lbh canggih dan ada ToTnya

    BalasHapus