Kamis, 08 Januari 2015

Diwarnai Baku tembak, 13 Pemberontak Papua Diringkus


Jayapura (MI) Aparat gabungan TNI dan Polri baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata yang diduga kelompok separatis OPM pimpinan Ayub Waker di Utikini sekitar areal Freeport Tembagapura Timika, Rabu 7 Januari 2015. Setelah terjadi penembakan, 13 anggota OPM kemudian berhasil diringkus. 

Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende mengatakan, pengejaran dan aksi baku tembak terjadi sejak 1 Januari lalu, Pasca tewasnya 2 anggota Brimob dan satu security Freeport yang diduga ditembak kelompok Ayub Waker. "Pengejaran terhadap kelompok ini sudah dilakukan setelah 2 brimob dan 1 security tewas," ujar Kapolda. 

Dalam aksi baku tembak itu, salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata terluka. "Saat ini dia dirawat di RS Timika," paparnya. 
Sementara anggota kelompok kriminal bersenjata lainnya, saat ini sudah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan. "Mereka yang ditangkap diantaranya berinisial KW, DT, JK, MW, PM, AW, BW, MW, OM serta dua berjenis kelamin perempuan yakni SM dan MW," jelas Kapolda. 

Kapolda mengaku mengerahkan kekuatan penuh mengejar kelompok Ayub Waker, pasca tewasnya anggota Brimob dan security perusahaan, "Tantangan medan yang sulit membuat kami menurunkan kekuatan penuh," ujarnya. 

Dalam aksi baku tembak dengan sekitar 50 anggota KKB, sambungnya, terlihat diantara mereka ada yang membawa senjata api FN dan Stayer milik anggota Brimob yang mereka rampas. "Mereka juga menggunakan senjata milik anggota Brimob yang dirampas," katanya. 
Sementara itu dari hasil penyelidikan Mabes Polri, terkait peluru yang digunakan untuk menembak dua anggota Brimob dan security Freeport, adalah dari senjata jenis FN. "Ada 13 selongsongan peluru senpi FN yang ditemukan di TKP, dan penembakan dilakukan dalam jarak dekat," paparnya.
Sumber :  VIVAnews

9 komentar:

  1. BUNUH SAJA.GAK USAH DITANGKAP.MONYET2 ITU WAJIB DIBUNUH.BAKAR HDUP2 KALAU PERLU.HARUSNYA DIBERSIHKAN AJA ORG2 PAPUA BODOH.DAN TEMPATKAN TRANSMIGRASI.AMAN

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya yakin kamu itu bukan ORANG INDONESIA.. kamu itu PROPOKATOR agar orang papua mau memisahkan diri lagi..
      KAMI ORANG INDONESIA MENGINGINKAN PAPUA MENJADI BAGIAN BUMI PERTIWI.. ORANG PAPUA ADALAH SAUDARA KAMI..
      OPM adalah bagian masyarakat papua yg terkena tipu muslihat orang asing kayak KAMU yg jadi provokator..

      ANJING kamu AHMAD SHAFAR.

      Hapus
    2. ORANG INDONESIA tidak akan mengatakan hal-hal seperti yang kamu bilang..

      MOGA KELUARGA MU BINASA SEMUA AHAMAD SHAFAR.

      Hapus
    3. PAPUA ADALAH BAGIAN DARI BUMI PERTIWI KAMI.. SAUDARA KAMI.. TEMAN SEPERTJUANGAN KAMI..


      anjing kamu Ahmad shafar.

      Hapus
  2. biadab..... ini lah kalau pemerintah tempo dulu memberikan angin dan ruang kepada para pengacau di NKRI ini, saya sih berharap bila memungkinkan dikerahkan saja 2/3 pasukan BRIMOB dan perbantuan dari Paukan elit dari matra TNI, sperti GULTOR, KOPASUS, KOPASKA, KOPASKHAS, dan specialist seperti MARINIR dan KOSTRAD ke daerah yg terangganggu oleh "gerakan pengacau", sehingga tumpas samapai keakar dan aktor nya, bila timbul di daerah lain lagi seperti POSO dan NTB yg ada kontong teroris, turunkan keseluruhan matra elit dan kemanan (Brimob), jadi tuntas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku ORANG NTB (tepatnya LOMBOK) disini aman2 aja bro..
      kampretlah lo... was2 banget..

      ak punya banyak teman papua.. mereka mengaku akan ttp bela indonesia..
      namun CUMA segelintir masyarakat (OPM) saja yg menjadi TERORIS..
      kanapa begitu.. itu karena ulah2 INTELIGENT ASING..

      Mikir yg logis BASONG... di NTT kita udah kecolongan.. jangan sampe di Papua jg kita kecolongan gara2 ulang asing..

      TU KOMENT PALING adalah salah satu NATEK ASING yg berniat buruk ma INDONESIA..

      MOGA KELUARGA MU BINASA SEMUA AHAMAD SHAFAR.

      MOGA KELUARGA MU BINASA SEMUA AHAMAD SHAFAR

      Hapus
  3. Siapkan anak2 Papua utk menjadi orang nomor 1 di NKRI, jangan tiru2 australia suku Aborigin aja dibuat mati secara sistimatis dan konstitusinya aja melarang utk menduduki jabatan. Salam...............

    BalasHapus
  4. Masyarakat papua adalah saudara kita, pendapatan hasil negara sebagian ada dri hasil bumi papua, seharusnya pembangunan disana tidak boleh tertinggal. Jangan kau benci kami shafar, seharusnya kita bertanya knp mereka memberontak? Coba jika dibalik anda menjadi orang papua, diperlakukan sepeti org no 2 dibumi Indonesia, pasti sakitkan??!! Yg benci orang papua fight dgn saya!!!

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus