Kamis, 05 Maret 2015

Pasukan Marinir Amankan Perairan Wilayah Perbatasan Pulau Terluar Sumatera-Jawa


JAKARTA (MI)Komandan Pasmar-2 (Danpasmar-2) Brigjen TNI (Mar) RM Trusono, melepas keberangkatan Satuan Tugas Marinir(Satgasmar) Operasi Siaga Tempur Laut Raksa Baruna-15 Tahun 2015 di Lapangan Apel Brigif-2 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2015).
Satgasmar Operasi Siaga Tempur Laut Raksa Baruna-15 yang terdiri dari prajurit Brigade Infanteri-2 Marinir (Brigif-2 Mar) dan Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir(Yontaifib-2 Mar) ini dipimpin oleh LetdaMarinir Ridho Arif Atmaja selaku Dansatgas. Rencananya pasukan akan berangkat menggunakan Kapal Perang KRI Teluk Peleng-535.
Dalam amanatnya, Danpasmar-2 mengatakan Operasi Siaga Tempur Laut merupakan operasi siaga di perairan wilayah perbatasan pulau-pulau terluar dalam yuridiksi nasional Indonesia wilayah barat, khususnya ZEE I yaitu sepanjang perairan Barat Sumatera sampai dengan perairan Selatan Jawa. Operasi ini bertujuan untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di laut dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menggelar kekuatan laut dalam bentuk patroli laut dan patroli udara maritim.
"Tujuan dilaksanakannya operasi ini adalah untuk menjaga wilayah laut dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga tugas mulia ini harus dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebanggaan, yaitu dengan bekerja keras dan bertindak sesuai prosedur serta aturan hukum yang berlaku," kata BrigjenTNI (Mar) R.M. Trusono dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (5/3/2015).
"Keberhasilan dalam tugas ini akan memberikan nilai strategis yaitu dampak penangkalan yang akan mengangkat martabat bangsa dan negara," tambahnya.
Diakhir amanatnya, Danpasmar-2 juga memberikan beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh seluruh anggota Satgas, antara lain, agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menjadikan Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas.
"Pelajari dan ikuti setiap perkembangan yang terjadi di daerah operasi dengan tetap terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Tingkatkan dan pelihara soliditas sesama anggota Satgas baik dari Pasmar-2 maupun dari satuan lain sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terlaksana dengan optimal," katanya.
Dia juga meminta untuk melaksanakan protap yang benar pada setiap kegiatan dan pergerakan, sehingga dapat meminimalisir dampak kerugian terhadap personel dan material yang mungkin akan terjadi. Serta memelihara disiplin 
serta pahami Komando pengendalian dan peraturan hukum yang berlaku sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan atau tindakan yang justru akan merugikan kepentingan negara.

Pada kesempatan tersebut Danpasmar-2 memberikan ucapan selamat bertugas kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgasmar Operasi Siaga Tempur Laut Raksa Baruna-15 yang diikuti oleh Para Asisten Danpasmar-2, Komandan Kolak Pasmar-2 dan pejabat teras di jajaran Pasmar-2.










Sumber : TRIBUNNEWS

1 komentar:

  1. bellom reda eskusi bali nine ...kabar buruk buat buat australia datang lagi ..indonesia segera akusisi jet tempur sukhoi 35 bm punya jelajah radius tempur ribuan km .

    BalasHapus