Senin, 18 Mei 2015

Kemaritiman tonggak kekuatan Bangsa


Surabaya (MI) : Percepatan pembangunan bidang Kemaritiman, diperlukan dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, menjadikan Indonesia Berjaya dan berdikari, sebagai bangsa pelaut. Hal tersebut tertuang dalam penggalan pidato Presiden Pertama RI Soekarno pada tahun 1953 “Bangsa pelaut dalam arti kata cakrawala samudera. Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri“.

Dalam Seminar Nasional bertajuk Tantangan dan peluang pembangunan 5 pilar poros maritime di Graha Samudra Bumimoro Kobangdikal, Senin Pagi (11/05), beragam pemikiran dan wacana didiskusikan untuk mempercepat kejayaan kemaritiman. Dihadiri Laksamana TNI Ade Supandi, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Sarwono Kusuma Atmaja, Arif Oegroseno dan Harun Lubis.

Bersama dengan para Panglima Tinggi dari Angkatan laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Kepolisian dan beberapa instansi/lembaga pemerintahan, pendidikan dan industri. PT PAL INDONESIA (Persero) turut andil dengan mengusung Pusat Teknologi Kemaritiman pada pameran yang dikunjungi oleh para pejabat yang hadir. Kemampuan dan karya Insan PAL INDOENSIA telah terbukti dan teruji dengan baik dan inovasi dalam teknologi terus dikembangkan dengan maksimal. 

Dimulai dengan produksi kapal patrol cepat di awal PT PAL INDONESIA (Persero), kemampuan teknologi diuji dan dikembangkan hingga di tahun millennium ini. Kini telah mampu untuk mengembangkan Kapal Patroli Cepat ukuran 60 M yang sesuai dengan kondisi dan situasi perairan wilayah Indonesia. Berbagai jenis kapal telah diproduksi dengan kemampuan teknologi yang memadai dalam mengarungi lautan Indonesia.

Berbekal dengan kemampuan teknologi untuk mengembangkan karya yang berkualitas. Insan PAL INDONESIA terus berkarya untuk bangsa, dengan penyempurnaan kemampuan dan kapabilitas produk yang miliki dan terus melakukan sinergi ke berbagai pihak untuk mewujudkan Indonesia sebagai Negara Poros maritime dunia.







Sumber : PT PAL

1 komentar:

  1. poros maritine dunia harus di dukung kekuatan angkatan laut yg memadai dan harus di rancang jauh jauh hari misal nya : pegadaan kapal perang besar , destroyer class ..the real fregat , mistral class kapal sudah ada lagi di fore sale di prancis .... tinggal pucuk pinpinan di jakarta ada ke mauwan atau tidak poros maritine dunia bukan sekedar basa basi doang .

    BalasHapus