Selasa, 31 Maret 2015

Tim Paska Kopassus Sambangi Pulau Terluar yang Berbatasan dengan Australia



Rote (MI) : Tim Pasukan Katak (Paska) Kopassus menjalani penjelajahan ke Pulau terluar bagian selatan Indonesia, Pulau Ndana. Tim 2 Paska tersebut sedang melakukan survei pemetaan wilayah bersama Tim Agraria dari Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah Rote.


"Pulau Ndana adalah pulau terluar bagian selatan berbatasan langsung dengan Australia," ungkap Komandan Satuan-81 Kopassus Kolonel Inf Thevi Zebua meneruskan laporkan Tim Paska, Selasa (31/3/2015).



Dari laporan tersebut, diketahui bahwa Pulau Ndana hanya dihuni oleh 10 Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 744 ditambah dengan 23 personel Marinir dan 2 orang pos Angkatan Laut. Para personel TNI ini pun lantas bahu membahu bekerja bakti membersihkan Pulau Ndana.



"Mereka sedang melaksanakan kegiatan penjelajahan bergabung dengan Tim Ekspedisi NKRI di Wilayah Provinsi NTT. Mereka menjelajah pulau-pulau teerluar. Sebagian (pulau) sudah ada penghuninya, tapi kalau menemukan yang baru juga akan dilaporkan," kata Thevi.



Ekspedisi NKRI sendiri merupakan lanjutan dari ekspedisi-ekspedisi yang digelar jajaran TNI sejak beberapa tahun lalu. Tahun 2012 bernama Ekspedisi Bukit Barisan yang digelar di wilayah Sumatera, 2013 di Kalimantan dengan nama Ekspedisi Khatulistiwa, kemudian Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi dan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara. Lalu pada tahun 2015 adalah Ekspedisi NKRI Kepulauan Nusa Tenggara yang digelar pada 5 Februari-6 Juni 2015.



Berbagai kegiatan dilakukan pada Ekspedisi ini. Materi penjelajahan mulai dari penelitian flora dan fauna, geologi, potensi bencana, serta sosial budaya. Para personel yang terlibat dalam ekspedisi juga melakukan kegiatan-kegiatan pengabdiaan masyarakat.








Sumber : Detik

1 komentar:

  1. Pemerintah seharusnya memberikan dana utk ekspedisi2 yg dilakukan TNI bersama2 dg mahasiswa, pemda setempat dan hasilnya hrs dilaporkan ke Panglima TNI selanjutnya di lanjutkan utk diserahkan ke Presiden sbg kebijakan pemerintah.

    BalasHapus