Wednesday, September 11, 2013

KORPS MARINIR GELAR LATIHAN UJI KOMPETENSI KOMANDAN SATUAN


Bogor (MI) : Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Fariz Washington secara resmi membuka Latihan Uji Kompetensi Komandan Satuan di Desa Paseban Kec. Mega Mendung Kab. Bogor, Jabar, Selasa (10/9/2013).
Kegiatan yang dihadiri Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari Santoso, Komandan Pasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Denny Kurniadi, Para Asisten/Kadis dan para Komandan Kolak di jajaran Korps Marinir tersebut diikuti 401 prajurit Korps Marinir yang terdiri dari 146 pelaku, 103 penyelenggara latihan dan 152 pendukung.
Dalam amanatnya Komandan Korps Marinir mengatakan Latihan Uji Kompetisi Komandan Satuan di jajaran Korps Marinir merupakan peristiwa sejarah bagi Korps Baret Ungu, karena dalam latihan tersebut akan dimulai bagaimana para Komandan Batalyon baik selaku subyek Latihan maupun obyek latihan memformulasikan kompetensi yang dituntut oleh Korps Marinir bagi seorang komandan batalyon/satuan.
Selain itu juga merupakan wujud nyata implementasi dari Marinir bukan warisan tetapi titipan bagi generasi yang akan datang, karena yang dikompetensikan dalam latihan tersebut sebagaimana yang disyaratkan oleh para Komandan Batalyon akan dirasakan oleh korps dimasa yang akan datang.
Komandan Korps Marinir juga mengharapkan agar para Komandan Batalyon yang tergabung dalam latihan Uji Kompetensi Komandan Satuan, mencurahkan perhatian, konsentrasi dan kemampuan secara maksimal dalam memformulasikan secara bersama, bagaimana kompetensi seorang Komandan Batalyon.
 
“Kesejahteraan bagi prajurit Korps Marinir adalah latihan yang serius, latihan yang berkualitas, latihan yang terukur, latihan yang ada parameternya dan latihan yang mempunyai pencapaian tujuan dan sasaran,” tegas Dankormar.
Latihan ini merupakan jawaban dari kata-kata tersebut, lanjutnya, karena dalam latihan ini, peserta latihan akan berinteraksi satu sama lain, berinteraksi dengan keinginan, berinteraksi dengan kemampuan, berinteraksi dengan kapabilitas yang dimiliki, berorientasi pada visi kedepan sehingga menjadikan tonggak sejarah bagi Korps Marinir bagaimana ukuran parameter Komandan Batalyon yang diinginkan. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa peserta latihan ini yang akan mengawaki organisasi Korps Marinir ke depan, sehingga harus melaksanakan latihan ini dengan serius dan optimal.
Tuntutan Korps Marinir kedepan adalah menjadikan prajurit Korps Marinir sebagai petarung sejati, petarung yang bermakna warrior bukan fighter, karena berkelahi dengan skill yang dimilikinya.
“Sebagai subyek sekaligus obyek pembinaan, kalian harus serius dalam latihan ini, jangan tempatkan kalian sebagai siswa, tetapi tempatkanlan sebagai penyelenggara sekaligus pelaku latihan,” tegasnya.
Sementara itu Kolonel Marinir Budi Purnama selaku pimpinan latihan mengatakan tujuan Latihan Uji Kompetensi Komandan Satuan tersebut yaitu memelihaara dan meningkatkan kemampuan serta ketrampilan jabatan komandan satuan setingkat Danyon/Dansatpur Korps Marinir.
Materi yang dilatihkan, lanjutnya, meliputi GMUK, Serangan, Pertahanan, Patroli Tempur, Patroli Penyelidik, Menembak reaksi, psiko test, diskusi dan forum diskusi.
Latihan akan berlangsung hingga 17 September 2013 dengan menggunakan daerah latihan di Cilember, Paseban, Cianjur, Bogor dan sekitarnya.



Sumber : TNI AL

No comments:

Post a Comment