SURABAYA (MI) : PT PAL Indonesia dan perusahaan pertahanan Prancis, Naval Group, dikabarkan tengah menyiapkan kerja sama lanjutan untuk pembangunan kapal selam Scorpène Evolved LiB dan kapal perang Frégate de Défense et d’Intervention (FDI) untuk Indonesia.
Kerja sama tersebut rencananya dituangkan dalam perjanjian yang akan ditandatangani di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada 24 September 2026. Kesepakatan ini menjadi kerangka awal apabila Indonesia melanjutkan rencana pengadaan dua kapal selam Scorpène Evolved LiB tambahan serta kapal frigat FDI.
Dalam kerja sama tersebut, pembahasan mencakup pembagian pekerjaan, alih teknologi, pembangunan di dalam negeri, serta keterlibatan industri pertahanan nasional.
Program Scorpène Indonesia
Indonesia sebelumnya telah menandatangani kontrak pengadaan dua kapal selam Scorpène Evolved LiB pada Maret 2024. Pembangunan kapal selam pertama memasuki tahap penting pada 7 Agustus 2026, ditandai dengan seremoni pemotongan pelat baja di fasilitas PT PAL, Surabaya.
Kedua kapal selam tersebut direncanakan dibangun di Indonesia melalui kerja sama PT PAL dan Naval Group. PT PAL menangani pembangunan, integrasi, pengujian, perakitan akhir hingga penyerahan kapal, sementara Naval Group memberikan dukungan desain, rekayasa, teknologi dan bantuan teknis.
Scorpène Evolved LiB merupakan pengembangan terbaru kapal selam konvensional Naval Group yang menggunakan baterai lithium-ion (LiB). Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tahan operasi bawah laut sekaligus memberikan fleksibilitas operasional dan efisiensi pemeliharaan.
Jika rencana kerja sama lanjutan terealisasi, program ini berpotensi memperluas pembangunan kapal selam dan kapal perang di dalam negeri sekaligus meningkatkan kemampuan industri pertahanan Indonesia.
.jpg)

No comments:
Post a Comment