Monday, September 21, 2026

PT Pindad Pamerkan Deretan Alutsista Unggulan di TNI Fair 2026

 

JAKARTA (MI) : PT Pindad (Persero) turut ambil bagian dalam TNI Fair 2026 yang digelar di kawasan Lapangan Monas, Jakarta, pada 19–20 September 2026. Dalam pameran tersebut, perusahaan industri pertahanan nasional ini menampilkan berbagai produk alat utama sistem senjata (alutsista) yang digunakan untuk mendukung kebutuhan pertahanan dan operasional TNI.

TNI Fair 2026 merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 TNI. Selain pameran alutsista, kegiatan tersebut juga menghadirkan pameran non-alutsista, informasi pendaftaran TNI, atraksi prajurit, panggung hiburan hingga Expo Teknologi Militer.

Masyarakat yang datang juga dapat mengikuti berbagai kegiatan lainnya, seperti bakti kesehatan TNI, pameran komunitas kendaraan antik, pembagian 15.000 paket sembako serta 30.000 porsi makanan gratis.

Pindad Tampilkan Beragam Senjata Produksi Dalam Negeri

Dalam pameran tersebut, Vice President Pemasaran dan Penjualan PT Pindad (Persero), Samuel, turut hadir dan memberikan penjelasan kepada pengunjung mengenai sejumlah produk unggulan yang dipamerkan.

PT Pindad menampilkan sejumlah senjata produksi dalam negeri, salah satunya senapan serbu SS3-M1. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat berbagai varian senjata lainnya, mulai dari SS Blackout, SS Amphibious hingga SS2-V4 A2.

Untuk kategori senapan penembak mahir atau designated marksman rifle (DMR), Pindad menghadirkan DMR SPM-1 dan DMR SPM-2.

Sementara pada kategori senapan mesin, produk yang ditampilkan antara lain SM2 dan SM3, serta senapan mesin berat SMB kaliber 12,7 mm.

Pindad juga membawa produk senjata untuk kebutuhan penembak runduk, yaitu SPR2 dan SPR3, serta pistol G2 Combat dan G2 Elite. Produk mortir dengan kaliber 60 mm dan 80 mm juga turut diperkenalkan kepada masyarakat.

Selain persenjataan, Pindad menampilkan kendaraan operasional Maung MV3 4x4 varian Jelajah di area luar pameran.

Produk Pindad Tersebar di Berbagai Booth Satuan TNI

Tidak hanya berada di booth utama Pindad, sejumlah produk perusahaan juga dapat ditemukan di berbagai booth satuan TNI yang mengikuti TNI Fair 2026.

Pada booth Pussenkav, misalnya, pengunjung dapat melihat kendaraan tempur Badak 6x6 dengan cannon 90 mm serta Medium Tank Harimau dengan cannon 105 mm.

Sementara itu, sejumlah produk senjata Pindad seperti SPR2, SPR3, DMR SPM-1, Pistol Armo V3 dan pistol G2 series ditampilkan pada booth Pussenif.

Produk kendaraan tempur Badak 6x6 juga ditampilkan pada booth Kostrad. Sedangkan kendaraan MV3 Garuda Limousine hadir di booth Pasukan Pengamanan Presiden.

Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa produk industri pertahanan dalam negeri tidak hanya dipamerkan sebagai produk komersial, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem peralatan yang digunakan oleh berbagai satuan TNI.

Pindad Tegaskan Dukungan terhadap TNI

Samuel mengatakan keikutsertaan Pindad dalam TNI Fair 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendukung kebutuhan operasional TNI melalui pengembangan produk dan inovasi industri pertahanan.

Menurutnya, pameran tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat secara langsung berbagai produk pertahanan yang dikembangkan industri dalam negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Samuel juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-81 TNI.

Ia berharap kerja sama antara Pindad dan TNI dapat terus berkembang sehingga industri pertahanan nasional semakin mampu mendukung kebutuhan pertahanan Indonesia.

“Selamat Ulang Tahun ke-81 untuk TNI. Kami berharap PT Pindad (Persero) terus dapat mendukung kegiatan operasi TNI ke depan dan juga mendukung kemandirian industri pertahanan Indonesia,” ujar Samuel.

TNI Fair Dekatkan Alutsista dengan Masyarakat

TNI Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk memperlihatkan kemampuan alutsista dan teknologi pertahanan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dunia pertahanan kepada masyarakat secara lebih terbuka.

Berbagai produk alutsista, kendaraan militer, teknologi pertahanan, kegiatan prajurit hingga pelayanan masyarakat dihadirkan dalam satu rangkaian acara.

Bagi industri pertahanan seperti PT Pindad, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kemampuan produksi dalam negeri sekaligus menunjukkan perkembangan teknologi pertahanan Indonesia kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI selanjutnya akan mencapai puncaknya pada 5 Oktober 2026 di Monas, Jakarta.

Dengan hadirnya berbagai produk industri pertahanan dalam TNI Fair 2026, masyarakat dapat melihat lebih dekat perkembangan alutsista buatan dalam negeri yang menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri pertahanan Indonesia.

No comments:

Post a Comment