Tuesday, February 19, 2013

Pilot Pesawat Tempur Terbang Malam


Jakarta (MI)Selama dua pekan pilot-pilot pesawat tempur Lanud Iswahjudi latihan terbang malam. Ini untuk meningkatkan profesionalisme para penerbang baik keahlian maupun kemampuan.


Terbang malam punya kesulitan yang lebih tinggi karena hanya mengandalkan instrument yang ada di dalam cockpit. Terbang malam tersebut merupakan program kerja Lanud Iswahjudi sebagai pangkalan operasi. 

Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Yuyu Sutisna, Selasa (19/2/2013) menekankan kepada para penerbang yang akan melaksanakan terbang malam untuk melaksanakan terbang malam sesuai dengan prosedur dan perhatikan perkembanagan cuaca mengingat saat ini musim hujan, serta tak kalah penting perhatikan keselamatan terbang dan kerja. 

Dalam latihan terbang malam tersebut digunakan jenis pesawat F-16/Fighting Falcon, F-5/Tiger II, dan HS Hawk MK-53 dengan area latihan seperti siang hari yaitu Lanud Iswahjudi-Ponorogo-Tulungagung-Nganjuk-Surabaya-Solo, dan Ngawi.


Terbang Malam syarat mutlak seorang pilot

Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Kolonel PNB Agus MUnandar,SE didampingi Komandan Skadik 102 Letkol PNB Dedy Susanto sedang memotong tumpeng, pada Acara pembukaan Latihan Terbang malam Sekbang A-83.
Berhasil dan tidaknya siswa dalam mengikuti Latihan Terbang Malam akan menentukan langkah siswa selanjutnya. Oleh sebab itu setiap siswa hendaknya selalu mentaati petunjuk dan prosedur yang berlaku serta mematuhi perintah dari instruktur. Demikian pesan Komanadan Pangkalan Udara Adisutjipto Kolonel Pnb Agus Munandar,SE, Seninn petang (18/2) pada acara pembukaan Latihan Terbang Malam bagi siswa Sekolah Penerbang TNI AU Angkatan ke-83 di Masjid Al Huda Wing Dik Terbang Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Komandan Lanud juga mengingatkan pentingnya faktor Keselamatan Terbang dan Kerja. “Demi keberhasilan tugas dan kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan selamat, masing-masing pihak harus memahami, menghayati dan selalu membekali diri akan makna lambangja.
Sementara Komandan Skadron Pendidikan 102 Letnan Kolonel Pnb Dedi Susanto menuturkan Latihan Terbang Malam Sekolah Penerbang TNI AU Angkatan ke-83 diikuti 33 siswa yang pelaksanaannya dijadwalkan akan digelar selama 32 hari, mulai tanggal 18 Februari hingga tanggal 2 Maret mendatang. Selama Latihan Terbang Malam, para siswa akan menggunakan pesawat T-34C-1/Charlie .
Lebih lanjut Letnan Kolonel Dedy Susanto menjelaskan Latihan Terbang Malam merupakan salah satu bagian dari serangkaian tahapan pendidikan yang wajib ditempuh oleh siswa di Sekolah Penerbang. “Siswa harus dapat melaksanakan dengan baik dan dinyatakan lulus,” ujarnya seusai acara.
Acara pembukaan Latihan Terbang Malam bagi siswa Sekolah Penerbang Angkatan ke-83 itu selain dihadiri oleh Komandan Lanud Adisutjipto juga dihadiri Para Kadis, Para komandan Skadron, para pejabat Lanud Adisutjipto, Para Instruktur, serta personel pendukung latihan.

Sumber : Kompas,TNI AU

No comments:

Post a Comment