BANDUNG (MI) : Sejumlah pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengunjungi PT Pindad di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (28/9/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan produksi persenjataan dan pasokan amunisi bagi kebutuhan pertahanan nasional berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan produksi PT Pindad sebagai perusahaan yang mendapat mandat dalam mendukung pertahanan dan keamanan negara.
Menurut Ahmad Muzani, berdasarkan penjelasan direksi PT Pindad, seluruh proses produksi dan pemenuhan kebutuhan persenjataan untuk pertahanan dalam negeri saat ini berjalan sesuai jadwal.
Ia menilai, kinerja tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan pertahanan Indonesia serta menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dari hasil peninjauan dan pemaparan jajaran direksi, Ahmad Muzani menyatakan bahwa produksi persenjataan PT Pindad masih berada pada jalur yang telah direncanakan.
Ia juga berharap PT Pindad dapat terus memperkuat perannya sebagai salah satu industri strategis nasional dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.
MPR Dorong Inovasi dan Modernisasi Persenjataan
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Muzani turut mendorong PT Pindad agar terus melakukan inovasi dan pengembangan teknologi persenjataan guna meningkatkan kemampuan serta daya saing produk dalam negeri.
Menurutnya, modernisasi persenjataan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk pertahanan dari luar negeri.
Dengan dukungan teknologi yang semakin maju, PT Pindad diharapkan mampu memenuhi kebutuhan persenjataan nasional sekaligus mengembangkan produk yang dapat bersaing dengan industri pertahanan negara lain.
Ahmad Muzani juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri agar Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan alutsista.
PT Pindad Kembangkan Smart Weapon System
Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tidak hanya berfokus pada produksi persenjataan konvensional, tetapi juga terus mengembangkan teknologi alutsista yang lebih modern.
Dalam pertemuan bersama pimpinan MPR RI, pihaknya memaparkan berbagai produk yang sedang dikembangkan, termasuk persiapan pemenuhan kebutuhan persenjataan dan amunisi untuk pembangunan batalion-batalion baru.
Pengembangan tersebut mencakup senjata, amunisi, kendaraan taktis, kendaraan operasional, hingga teknologi pertahanan masa depan.
Sigit mengungkapkan bahwa PT Pindad kini mulai mengembangkan kemampuan dari sistem persenjataan konvensional atau conventional weapon system menuju sistem persenjataan pintar atau smart weapon system.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kemampuan teknologi serta memperkuat daya saing industri pertahanan nasional di tengah perkembangan teknologi militer global.
PT Pindad Tingkatkan Produksi Senjata dan Amunisi untuk Batalion Baru
Salah satu prioritas utama PT Pindad saat ini adalah memperkuat kegiatan penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) guna memenuhi kebutuhan senjata, amunisi, serta peralatan pendukung bagi satuan-satuan TNI.
Sigit menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan peningkatan kapasitas produksi atau scaling up untuk memenuhi kebutuhan pertahanan nasional yang terus meningkat, khususnya seiring dengan pembangunan batalion-batalion baru.
Besarnya kebutuhan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PT Pindad dalam meningkatkan kapasitas produksi dan memastikan ketersediaan persenjataan serta perlengkapan militer sesuai kebutuhan TNI.
Ia mencontohkan, kebutuhan produksi dapat dihitung berdasarkan rencana pembangunan 150 batalion per tahun selama lima tahun, dengan mempertimbangkan jumlah personel dan kebutuhan perlengkapan masing-masing satuan.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas produksi, pengembangan teknologi, serta penelitian dan inovasi menjadi langkah penting bagi PT Pindad dalam mendukung modernisasi pertahanan Indonesia.
Melalui kunjungan tersebut, pimpinan MPR RI memperoleh pemaparan mengenai perkembangan produksi, kesiapan pemenuhan kebutuhan alutsista, serta berbagai inovasi teknologi yang tengah dikembangkan PT Pindad untuk memperkuat industri pertahanan dalam negeri.
.jpg)

No comments:
Post a Comment