Sunday, September 27, 2026

Markas KKB Egianus Kogoya luluh lantak di Bombardir Super Tucano TNI AU

 


PAPUA PEGUNUNGAN (MI) : Markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, dikabarkan hancur setelah menjadi sasaran serangan udara pesawat tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU). Informasi mengenai operasi tersebut beredar luas di media sosial, namun pihak TNI masih melakukan pengecekan.

Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan (Kabidpenum Puspen) TNI, Kolonel Laut Agung Saptoadi, menyatakan bahwa pihaknya masih perlu memverifikasi informasi mengenai serangan tersebut.

"Saya cek dulu mas," ujar Kolonel Agung saat dikonfirmasi pada Jumat (25/9/2026).

Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, operasi tersebut melibatkan dua unit pesawat EMB-314 Super Tucano milik TNI AU. Pesawat tersebut dikabarkan dikerahkan untuk menyerang lokasi persembunyian kelompok Egianus Kogoya setelah titik koordinat markas berhasil diidentifikasi melalui koordinasi intelijen.

Pesawat EMB-314 Super Tucano merupakan pesawat turboprop produksi Embraer asal Brasil yang dirancang untuk misi pelatihan dan operasi serangan ringan. Pesawat ini memiliki kemampuan counter-insurgency (COIN) atau penindakan terhadap pemberontakan, serta dapat mendukung misi pengintaian dan bantuan udara jarak dekat (close air support).

Dalam informasi yang beredar, serangan udara tersebut disebut dilakukan setelah Satgas Habema menyelesaikan pengintaian dan mengidentifikasi koordinat markas Kodap III milik kelompok bersenjata di wilayah Nduga.

Narasi tersebut juga menyebutkan bahwa markas yang menjadi sasaran serangan mengalami kerusakan berat hingga dilaporkan hancur. Rekaman visual udara yang beredar diklaim memperlihatkan sejumlah anggota kelompok bersenjata membawa senjata dan berupaya mengevakuasi rekan mereka yang disebut tewas maupun terluka. Namun, informasi mengenai dampak serangan tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh TNI.

Lokasi persembunyian kelompok Egianus Kogoya itu juga dikabarkan telah ditinggalkan setelah operasi berlangsung. Meski demikian, kondisi terkini lokasi dan keberadaan kelompok tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Sebelumnya Terjadi Kontak Tembak dengan Satgas Habema

Sebelum beredarnya kabar serangan udara tersebut, pasukan TNI dan kelompok bersenjata Kodap III Ndugama Derakma pimpinan Egianus Kogoya dilaporkan terlibat kontak tembak di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Kontak senjata terjadi ketika pasukan TNI melaksanakan operasi pengejaran terhadap anggota kelompok bersenjata yang beroperasi di kawasan hutan.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, sebelumnya menjelaskan bahwa personel Koops Habema sedang melakukan penyisiran di kawasan hutan untuk mencari keberadaan kelompok Egianus Kogoya.

Menurut Lucky, dalam pelaksanaan operasi tersebut, anggota kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI sehingga terjadi kontak senjata.

"Saat operasi berlangsung, anggota KKB melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI," kata Lucky.

Rangkaian informasi tersebut menunjukkan adanya operasi pengejaran dan pengamanan yang dilakukan TNI di wilayah Nduga. Sementara itu, kabar mengenai penghancuran markas Egianus Kogoya menggunakan pesawat Super Tucano masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari pihak TNI, termasuk mengenai hasil operasi dan dampaknya terhadap kelompok bersenjata maupun kondisi masyarakat di sekitar lokasi.

No comments:

Post a Comment